Arus Mudik Bakauheni Melonjak Signifikan, ASDP Pastikan Kelancaran Penyeberangan Lebaran 2026

Arus Mudik Bakauheni mengalami lonjakan signifikan menjelang Lebaran 2026. PT ASDP Bakauheni mencatat peningkatan jumlah penumpang dan kendaraan, namun memastikan kelancaran penyeberangan untuk pemudik.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Arus Mudik Bakauheni Melonjak Signifikan, ASDP Pastikan Kelancaran Penyeberangan Lebaran 2026
Arus Mudik Bakauheni mengalami lonjakan signifikan menjelang Lebaran 2026. PT ASDP Bakauheni mencatat peningkatan jumlah penumpang dan kendaraan, namun memastikan kelancaran penyeberangan untuk pemudik. (AntaraNews)

Aktivitas pemudik di Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan, menuju Merak, Banten, mengalami lonjakan volume kendaraan pada puncak arus mudik Lebaran 2026. Peningkatan ini terjadi pada H-4 hingga H-3 Lebaran, sesuai dengan prediksi awal.

General Manager PT ASDP Cabang Bakauheni, Partogi Tamba, pada Rabu, 18 Maret 2026, mengonfirmasi lonjakan ini berdasarkan data 24 jam terakhir dari Posko Angkutan Lebaran 2026. Pihaknya mencatat sebanyak 52.707 orang melakukan penyeberangan menuju Pelabuhan Merak Banten.

Meskipun terjadi peningkatan jumlah pemudik, pihak ASDP telah menyiapkan berbagai langkah antisipasi. Kesiapan ini bertujuan untuk memastikan kelancaran perjalanan dan kenyamanan bagi seluruh pengguna jasa penyeberangan.

Realisasi total penumpang di Pelabuhan Bakauheni, Wika Beton, dan BBJ Muara Pilu, yang menyeberang dari Sumatera ke Jawa, mencapai 52.707 orang. Angka ini menunjukkan kenaikan sebesar 11,4 persen dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 47.293 orang.

Sementara itu, jumlah kendaraan roda dua yang telah menyeberang pada H-4 hingga H-3 mencapai 754 unit, naik 19,5 persen dibandingkan realisasi tahun lalu yang mencapai 631 unit. Kendaraan roda empat tercatat 6.197 unit, meskipun mengalami penurunan 10,6 persen dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 5.601 unit.

Total truk yang menyeberang mencapai 1.799 unit, atau naik 23,6 persen dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 1.455 unit. Bus juga mengalami peningkatan dengan 815 unit menyeberang, naik 7,5 persen dibandingkan 758 unit pada periode yang sama tahun lalu.

Secara keseluruhan, total seluruh kendaraan yang tercatat menyeberang dari Sumatera ke Jawa pada H-4 adalah 9.565 unit. Angka ini menunjukkan kenaikan 13,3 persen dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 8.445 unit.

Meskipun terdapat lonjakan signifikan pada arus mudik Bakauheni, PT ASDP Cabang Bakauheni memastikan tidak ada penumpukan kendaraan. Baik di area kantong parkir maupun di pintu masuk pelabuhan, kondisi tetap terkendali.

Untuk menghadapi potensi penumpukan kendaraan, ASDP cabang Bakauheni telah menyiagakan ratusan petugas gabungan. Langkah ini merupakan bagian dari strategi komprehensif untuk melayani lonjakan penumpang dan kendaraan selama masa angkutan Lebaran.

Selain kesiapan personel, pihak ASDP juga telah menyiapkan seluruh kebutuhan operasional secara matang. Hal ini termasuk memastikan ketersediaan kapal dan fasilitas pendukung lainnya agar pelayanan penyeberangan tetap optimal dan lancar.

PT ASDP Cabang Bakauheni memprediksi puncak arus mudik di Pelabuhan Bakauheni terjadi pada H-3 Lebaran, yaitu tanggal 18 Maret 2026. Prediksi ini sejalan dengan peningkatan aktivitas yang telah terpantau.

Oleh sebab itu, Partogi Tamba mengimbau kepada masyarakat yang akan menyeberang dari Pelabuhan Bakauheni menuju Merak Banten untuk memahami kondisi cuaca ekstrem. Kondisi cuaca yang tidak menentu sedang melanda hampir seluruh wilayah Indonesia, sehingga kewaspadaan sangat diperlukan.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi