Ini Jawaban Wapres Gibran Saat Ditanya Netizen Kapan ke Kampus
Wapres Gibran menanggapi permintaan sejumlah mahasiswa yang ingin berdiskusi langsung dengan dirinya di kampus.
Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka mengaku sudah pernah mendatangi kampus-kampus atau universitas untuk melakukan dialog dengan mahasiswa. Hal ini dikatakannya dalam acara 'Gibran Bicara Bersama Retno Pinasti' Ekslusif Liputan6 SCTV, dan ditanya kapan ke kampus.
"Kapan ke kampus Mas Wapres? Karena sepertinya banyak yang ingin diskusi langsung. Pengen tahu langsung jawaban-jawaban Mas Wapres yang spontan," tanya Pemimpin Redaksi SCTV & Indosiar, Retno Pinasti seperti dikutip dalam video yang dilihat merdeka.com, Rabu (3/12).
"Kita sudah pernah ini ya. Saya bicara AI di kampus UPH, BINUS. Beberapa minggu lalu kita menerima teman-teman mahasiswa FISIP dari Universitas Airlangga. Kemarin siang kita menerima IMM, Muhammadiyah. Jadi saya kira hubungan kami dengan mahasiswa kampus baik-baik saja. Silakan kok. Mau datang ke tempat saya oke. Mengundang ya silakan," jawab Gibran.
Wartawan bisa ikut serta
"Berarti open ya Mas ya?," tanya Retno kembali.
"Ya open, tadi sudah sebutkan kampus-kampusnya," jawab Gibran.
Bahkan, mantan Wali Kota Solo ini memastikan jika grup media dari EMTEK bisa ikut serta dalam kunjungan Wapres ke kampus-kampus.
"Nanti kalau ada kunjungan ke kampus-kampus lainnya boleh Mas? Bareng sama EMTEK Media?," tanya Retno.
"Oh silakan," jawab singkat Gibran.
Banyak yang Menghujat Setelah Jabat Wapres
Terakhir, anak Sulung dari Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) ini mengaku tidak keberatan atau tak masalah dengan dirinya yang banyak dihujat. Menurutnya, hal itu menunjukkan sebuah negara yang demokrasi.
"Mas Wapres sebagai penutup saya ingin bacakan satu pertanyaan dari netizen ya Mas ya. Saya mau nanya Pak, bagaimana perasaan Bapak ketika banyak yang menghujat Bapak semenjak Bapak menjadi Wakil Presiden?," tanya Retno.
"Tidak masalah sih. Itu bukti bahwa demokrasi di negara kita berjalan dengan baik. Masukan, evaluasi, hujatan itu semuanya kita terima untuk perbaikan ke depan. Yang jelas ya kita tidak perlu baper, tidak perlu bersedih. Semua kekuatan tenaga pikiran kita fokuskan untuk memastikan sekali lagi program visi-visi Presiden berjalan dengan baik," kata Gibran.