Indonesia Negara di Asia Paling Sering Kena Serangan Siber
Temuan ini berdasarkan laporan tim analis StormWall.
Indonesia merupakan salah satu negara di Asia yang paling sering terkena serangan siber. Hal ini berdasarkan laporan tim analis StormWall.
CEO dan Co-founder StormWall, Ramil Khantimirov mengatakan, sepanjang tahun 2024 serangan Denial-of-Service (DDoS) di Asia mengalami peningkatan drastis sebesar 92%. Indonesia paling sering menjadi target.
Sebagai salah satu negara dengan pertumbuhan ekonomi tercepat di dunia, Ramil mendorong Indonesia mempersiapkan mitigasi digital.
"Indonesia merupakan salah satu negara dengan pertumbuhan ekonomi tercepat di dunia. Bagi bisnis di Indonesia dan negara-negara sekitarnya, infrastruktur yang stabil menjadi kunci utama dalam mendukung pertumbuhan,” ujar Ramil, Sabtu (21/6).
StormWall merupakan perusahaan yang berfokus pada mitigasi ancaman digital kini bekerja sama dengan IDCloudHost.
StormWall kini sudah mengoperasikan sembilan titik filtering global, yang berfungsi menyaring dan menstabilkan lalu lintas data, dengan tambahan scrubbing center.
Perlindungan Terhadap Serangan Siber
Scrubbing center mulai beroperasi pada Februari 2025, berlokasi di Cyber Buildings Jakarta pusat interkoneksi jaringan terbesar di Indonesia dan Asia Tenggara. Lokasi ini dipilih karena perannya yang sangat krusial dalam mendukung efisiensi pertukaran data dan kebutuhan infrastruktur digital yang terus berkembang.
CEO IDCloudHost, Alfian Pamungkas Sakawiguna menambahkan, pihaknya berkomitmen memperkuat perlindungan terhadap serangan DDoS di kawasan.
“Dengan menggabungkan solusi anti-DDoS canggih dari StormWall dan layanan cloud yang andal dari IDCloudHost, kami yakin dapat menjamin kontinuitas layanan serta keamanan jangka panjang," ucapnya.
Hadirnya scrubbing center di Jakarta ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu pusat pertumbuhan layanan cloud dan keamanan siber di Asia Tenggara.