Imbas Perang Teluk, 120 Jemaah Umrah Solo Sempat Tertahan di Makkah
Wali Kota Solo, Respati Ardi mengatakan, ada 120 warga sempat tertahan di bandara seusai menjalankan umrah.
Perang antara Iran dengan Amerika Serikat dan Israel sejak akhir Februari 2026, menyebabkan ratusan jemaah umrah asal Kota Solo tertahan di Arab Saudi.
Wali Kota Solo, Respati Ardi mengatakan, ada 120 warga sempat tertahan di bandara seusai menjalankan umrah.
"Ada 120 warga Solo yang tertahan kemarin. Tapi Alhamdulilah berangsur-angsur sudah kembali. Mepet-mepet tapi sudah berangsur kembali," ujar Respati, Rabu (4/3).
Maskapai Penerbangan Tanggung Jawab
Menurut Respati, maskapai penerbangan bertanggung jawab memberikan fasilitas untuk para jemaah kembali ke tanah air.
"Jadi ada sedikit delay, ada sedikit keterlambatan. Tapi alhamdulillah sudah kembali semua dengan selamat," kata Respati.
Respati meminta untuk menghubungi Pemerintah Kota Solo, jika ada warga belum kembali atau mengalami kendala.
"Kami berharap bagi warga yang ada kendala di sana. Keluarganya terutama yang teritorinya warga Solo itu bisa berkomunikasi dengan kami. Kami bersama Kementerian Haji dan Umrah yang baru akan terus mengawal sampai kepulangan dengan baik," kata dia.
Maskapai Penerbangan Jamin Keselamatan Penumpang
Di singgung soal warga yang akan menjalankan ibadah haji atau umrah, Respati memastikan bahwa dari maskapai penerbangan menjamin keselamatan penumpangnya.
"Silakan bisa menjalankan ibadah umrah. Karena jalurnya berbeda dengan jalur yang ada konflik pada saat ini," kata Respati.
Respati mengimbau untuk seluruh penyelenggara travel umrah juga berkomunikasi aktif dengan Pemerintah Provinsi dan Kementerian Haji dan Umrah untuk menginformasikan jemaah yang akan berangkat.
Untuk penerbangan yang mungkin terganggu karena rute, Respati meminta untuk bersabar dan bisa berkomunikasi dengan Pemerintah Kota Solo untuk mencari jalan tengah.
"Kami hanya ingin memastikan keselamatan warga Solo yang sedang menjalankan ibadah umrah," kata dia.
Pemilik salah satu Biro umrah dan haji sekaligus Pengurus Persaudaraan Pengusaha Travel Umrah dan Haji Indonesia (Perpuhi) Solo, Her Suprabu menambahkan 120 warga Solo tersebut sempat tertahan selama 3 hari di Makkah.
"Mungkin sedikit terpending itu ada 120. Tapi semua fasilitas ditanggung oleh maskapai ya. Hotel, makan 3 kali sehari dan alhamdulillah sekarang sudah sampai di Indonesia semua," ujar Her.
Kemudian untuk keberangkatan pesawat-pesawat direct seperti Lion Air, Garuda dan SV, dikatakannya saat ini masih jalan.