Heboh Kabar Habib Bahar Ngamuk di Polres Tangsel, Pengacara: Tak Terima Adiknya Dilecehkan & Dibacok
Adik Habib Bahar dibacok 2 pria saat melindungi adik perempuan mereka yang menjadi korban pelecehan.
Beredar kabar Habib Bahar ngamuk di Polres Tangerang Selatan. Kejadian itu menyusul insiden adik habib Bahar, Zain yang menjadi korban pembacokan oleh dua orang pelaku yang saat ini sudah diamankan.
Zain menjadi korban pembacokan saat melindungi adiknya inisial S yang menjadi korban pelecehan.
Kuasa hukum Zain, Ichwan Tuankota meluruskan kabar miring tersebut. Dia menjelaskan Habib bahar pada saat itu bukan marah kepada anggota Polres Tangsel melainkan kedua kepada dua orang pelaku yang berhasil dibekuk oleh penyidik.
"Beliau marah pada saat turun dari kendaraan di polres marahnya sama pelaku penganiayaan dan pelecehan adiknya. Bukan sama polisi," kata Ichwan saat dikonfirmasi, Kamis (19/6).
"Mana ada kakak yang terima adik dilecehkan dan dibacok," sambung dia.
Dalam foto yang diberikan oleh Icwan, terlihat Habib Bahar memakai kemeja hitam berbalut jubah cream sedang duduk bersama-sama dengan anggota Polres Tangsel didampingi oleh kuasa hukumnya.
Semua orang yang hadirtampak memperhatikan Habib Bahar yang sedang berbicara dengan para pelaku pembacokan adiknya.
Diberitakan sebelumnya Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi menerangkan kronologi Zain dikeroyok berawal saat korban mendengar suara teriakan berasal dari adiknya. Di lokasi, Zain melihat adiknya dicabuli tersangka EKK.
"Pelapor langsung mendatangi sumber suara dan melihat bahwa adik kandung pelapor yaitu saudari S sedang dicabuli oleh terlapor dan mulutnya ditutupi dengan menggunakan tangan," ucap Ade Ary berdasarkan laporan Zain di Polda Metro Jaya, Selasa (16/7).
Melihat adiknya yang menjadi korban pencabulan, Zain terlibat baku hantam dengan EKK. Sementara itu, pelaku YLK langsung mengarahkan sebilah pisau dipegangnya ke Zain. Beruntung, pisau yang dialamatkan ke leher berhasil ditepis oleh Zain.
"Pelapor berusaha menepis dengan tangan kanan sehingga melukai tangan pelapor. Jadi saudara Z selalu pelapor ini mengalami luka di tangan kanannya, mengalami luka robek," ucap Ade Ary.
Setelah itu, Zain melaporkan kasus tersebut ke polisi. Penyidik Polda Metro Jaya langsung membekuk pelaku YLK dan EKK di lokasi yang berbeda. Pelaku YLK diamankan di panti asuhan kawasan Jakarta Timur, sementara pelaku EKK di Pamulang, Tangerang Selatan.