Heboh Akun Hacker Bjorka Muncul Lagi, Klaim Muncul Sejak 2022: I am Still Free
Story lain menampilkan gambar dokumen dengan logo Badan Gizi Nasional dan tulisan Hello Nutrition Agency.
Akun Instagram atas nama @bjorkanism muncul kembali. Akun tersebut mengklaim belum ditangkap pihak berwajib dan menjadi sosok yang asli sejak kemunculan di tahun 2022.
Akun tersebut belum mengunggah unggahan. Namun, dalam fitur story berbahasa Inggris, tiga hari lalu. "You think it’s me? everyone uses my name, but you don’t realize I’m still FREE, the one who appeared in 2022," demikian unggah akun @bjorkanism disertai emoji hantu dan beberapa simbol tangan, dikutip merdeka.com, Senin (6/10).
Story lain menampilkan gambar dokumen dengan logo Badan Gizi Nasional dan tulisan Hello Nutrition Agency.
Bio dalam akun tersebut dituliskan pesan singkat "STOP BEING AN IDIOT" serta menyematkan tautan eksternal. Akun juga menampilkan beberapa sorotan (highlight) dengan label seperti Data, Killer?, dan 🤯.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Badan Gizi Nasional maupun Kementerian Komunikasi dan Informatika belum memberikan keterangan resmi terkait unggahan tersebut.
Aparat keamanan siber juga belum memastikan apakah akun @bjorkanism benar milik individu yang sama dengan Bjorka yang pernah muncul sebelumnya, atau hanya akun baru yang menggunakan nama serupa.
Penangakapan Polisi
Sebelumnya, Direktorat Reserse Siber Polda Metro Jaya meringkus seorang pemuda berinisial WFT. Meski baru berusia 22 tahun tapi dia sudah lihai di dunia peretasan. Dari balik layar komputer, pemuda berinisial WFT itu bersembunyi di balik banyak nama samaran.
Mulai dari Bjorka, SkyWave, Shint Hunter, sampai Oposite6890. Jejaknya berserakan di dark web untuk mengelabui kepolisian. Sementara keterkaitan WFT (22) dengan Bjorka yang selama ini dicari-cari masih perlu verfikasi lebih lanjut.
Sepak terjang WFT akhirnya terhenti di Desa Totolan, Kecamatan Kakas Barat, Minahasa, Sulawesi Utara pada Selasa, 23 September 2025.
"Direktorat Reserse Siber Polda Metro Jaya berhasil menangkap pelaku WFT," kata Kasubdit Penmas Polda Metro, AKBP Reonald Simanjuntak saat konferensi pers, Kamis (2/10).
Dia menjelaskan, WFT sebagai pemilik akun X atau Twitter dengan nama Bjorka dan @Bjorkanesiaa. Dari akun itulah ia memamerkan tangkapan layar berisi database nasabah sebuah bank swasta.
Sementara itu, Wakil Direktur Siber Polda Metro Jaya, AKBP Fian Yunus menambahkan, WFT sudah mulai berkecimpung di dark web sejak 2020. Di sana, ia menjual data-data yang diklaim berasal dari berbagai institusi dalam maupun luar negeri.
Jejak digitalnya pun berpindah-pindah, tapi tetap bisa dilacak. Polisi menemukan aktivitasnya di darkforum.st sejak Desember 2024. Waktu itu ia pakai nama Bjorka, lalu berganti jadi SkyWave, kemudian Shint Hunter pada Maret 2025, dan terakhir Oposite6890 pada Agustus 2025.
Polisi Telusuri Keterkaitan dengan Bjorka bikin Heboh
Polisi masih menelusuri keterkaitan antara Bjorka yang ditangkap dengan sosok yang sempat membuat heboh. AKBP Fian Yunus, mengatakan, dirinya tak mau buru-buru menyimpulkan.
"Mungkin, jawabannya saya bisa jawab mungkin, apakah Bjorka 2020 mungkin, apakah dia opposite6890 yang dicari-cari, mungkin," kata Fian saat konferensi pers, Kamis (2/10).
Menurut dia, di dalam dunia siber semua orang bisa jadi siapa saja. Karena itulah polisi masih membutuh waktu untuk memastikan lebih jauh sosok WFT.
Kepastikan, dia otak di balik akun yang sempat buat heboh satu Indonesia masih misteri, atau justru hanya memiliki kesamaan nama.
"Karena di internet, everybody can be anybody, jadi itu masih dalam penyelidikan.
Yang tadi saya sampaikan, setiap orang bisa jadi siapa saja di internet, kita perlu pendalaman lebih dalam lagi terkait dengan bukti-bukti yang kita temukan, terkait dengan, baik itu data-datanya, jejak digitalnya, sehingga itu bisa kita formulasikan," ujar dia.
"Saya belum bisa menjawab 90%, tetapi kalau anda tanya sekarang saya bisa jawab, mungkin. Sekarang kita lihat jejak digitalnya. Dan itu membutuhkan waktu yang lama, karena kan datanya udah tertumpuk di bawah," sambung dia.