Akun Bjorka Muncul Lagi, Ini Penjelasan Polda Metro Jaya
Akun tersebut mengklaim belum ditangkap pihak berwajib dan menjadi sosok yang asli sejak kemunculan di tahun 2022.
Polda Metro Jaya hingga kini belum bisa memastikan apakah sosok dibalik akun Bjorka merupakan orang yang selama ini dicari-cari pihaknya atau bukan.
Diketahui, baru-baru ini akun Instagram atas nama @bjorkanism muncul kembali. Akun tersebut mengklaim belum ditangkap pihak berwajib dan menjadi sosok yang asli sejak kemunculan di tahun 2022.
"(Bjorka) Masih, masih kita kembangkan. Masih kita melakukan pelacakan. Jadi, kalau ditanya apakah ini Bjorka yang asli, saya enggak tahu," kata Wakil Direktur Reserse Siber Polda Jaya AKBP Fian Yunus kepada wartawan, Selasa (14/10).
Dirinya hanya memastikan, penangkapan terhadap pria mengaku sebagai Bjorka tersebut berdasarkan adanya laporan dari salah satu bank swasta.
"Yang pasti bahwa kasus yang kita tangani terkait dengan laporan di salah satu bank, dimana begitu kita sentuh, ternyata orangnya, atau akun yang digunakan untuk melakukan itu bernama Bjorkanesia," ujarnya.
Fian menegaskan, pihaknya belum bisa memastikan apakah Bjorka yang ditangkapnya itu merupakan yang beraksi pada tahun 2020 atau bukan.
"Apakah itu Bjorka yang 2022, 2020? Kita belum tahu itu, karena memang barang buktinya, alat buktinya untuk menunjukkan hal tersebut, belum kita miliki," tegasnya.
"Kan begitu pelaku melakukan tindak pidana, dia akan berusaha mengaburkan dirinya sehingga semua bukti akan berusaha dihilangkan," pungkasnya.
Kemunculan Akun Hacker Bjorka
Sebelumnya, Akun Instagram atas nama @bjorkanism muncul kembali. Akun tersebut mengklaim belum ditangkap pihak berwajib dan menjadi sosok yang asli sejak kemunculan di tahun 2022.
Akun tersebut belum mengunggah unggahan. Namun, dalam fitur story berbahasa Inggris, tiga hari lalu. "You think it’s me? everyone uses my name, but you don’t realize I’m still FREE, the one who appeared in 2022," demikian unggah akun @bjorkanism disertai emoji hantu dan beberapa simbol tangan, dikutip merdeka.com, Senin (6/10).
Story lain menampilkan gambar dokumen dengan logo Badan Gizi Nasional dan tulisan Hello Nutrition Agency.
Bio dalam akun tersebut dituliskan pesan singkat "STOP BEING AN IDIOT" serta menyematkan tautan eksternal. Akun juga menampilkan beberapa sorotan (highlight) dengan label seperti Data, Killer?, dan 🤯.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Badan Gizi Nasional maupun Kementerian Komunikasi dan Informatika belum memberikan keterangan resmi terkait unggahan tersebut.
Aparat keamanan siber juga belum memastikan apakah akun @bjorkanism benar milik individu yang sama dengan Bjorka yang pernah muncul sebelumnya, atau hanya akun baru yang menggunakan nama serupa.