Hari ke-9, Evakuasi Puing-Puing Ponpes Al Khoziny Rampung
Seluruh area musala dan asrama santri kini rata dengan tanah.
Memasuki hari ke-9 pasca-ambruknya Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny di Sidoarjo, Jawa Timur, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bersama Basarnas dan tim gabungan menyatakan proses pembersihan puing telah rampung. Seluruh area musala dan asrama santri kini rata dengan tanah.
Deputi 3 Tanggap Darurat BNPB Budi Irawan mengatakan, sejauh ini diperkirakan 63 korban meninggal tertimbun reruntuhan.
Dari jumlah tersebut, 61 jenazah utuh telah ditemukan, sementara sisanya berupa tujuh bagian tubuh manusia.
“Diperkirakan kemarin ada 63 jenazah yang tertimbun. Sekarang area tersebut sudah rata tanah, sangat kecil kemungkinan masih ada jenazah di situ,” ujarnya dalam konferensi pers, Selasa (7/10).
Menurutnya, ada kemungkinan dua korban yang masih dicari sudah termasuk dalam temuan potongan tubuh tersebut.
“Yang diketemukan adalah 61 jenazah dalam bentuk yang utuh, kemudian ada tujuh body part. Dari perkiraan 63 korban, dimungkinkan, sekali lagi dimungkinkan, sudah semuanya,” sambungnya.
Posko DVI Ditutup
Dengan rampungnya evakuasi, posko Disaster Victim Identification (DVI) Fase 1 dan 3 di lokasi resmi ditutup, sementara proses identifikasi dilanjutkan di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Jawa Timur.
“BNPB tidak akan lepas tangan. Kami akan terus mendampingi pemerintah daerah sampai seluruh kegiatan selesai,” kata Budi.
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, merinci jumlah korban terdampak mencapai 167 orang. Dari jumlah itu:
61 korban meninggal dunia,
7 potongan tubuh ditemukan,
104 orang selamat, terdiri dari 99 masih dirawat, 4 sudah pulang, dan 1 tidak membutuhkan perawatan medis.
“Seluruh jenazah yang teridentifikasi sudah diserahkan kepada keluarga atau wali santri untuk dimakamkan sesuai ketentuan,” jelas Muhari.
Meski pencarian dinyatakan selesai, berdasarkan daftar absensi pondok, dua santri masih dilaporkan hilang dan masih menunggu hasil identifikasi lebih lanjut dari tim DVI.