Gunung Lewotobi Laki-laki Dilaporkan Dua Kali Meletus Pagi Ini
Letusan pertama yang terjadi pukul 06.13 Wita Gunung Lewotobi semburkan abu vulkanik setinggi 800 Meter.
Gunung Lewotobi Laki-laki di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), kembali meletus pada Selasa (11/3) pagi. Dua kali letusan ini menyemburkan abu vulkanik setinggi 800 hingga 1.500 meter diatas puncak.
Dalam laporannya Ketua Pos Pengamatan Gunung Api, Herman Josef S. Mboro mengatakan, letusan pada Selasa pagi ini terjadi dalam sela waktu enam menit yakni pada pukul 06.13 Wita dan 06.19 Wita.
Menurut Herman Mboro, letusan pertama yang terjadi pukul 06.13 Wita Gunung Lewotobi semburkan abu vulkanik setinggi 800 Meter.
"Telah terjadi erupsi G. Lewotobi Laki-laki, Nusa Tenggara Timur pada tanggal 11 Maret 2025 pukul 06:13 WITA dengan tinggi kolom abu teramati ± 800 m di atas puncak (± 2.384 m di atas permukaan laut)," jelasnya.
Semburkan Abu Vulkanik
Herman Mboro menambahkan, letusan teramati secara visual kolom abu berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah Barat. Pada letusan pertama terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 14,8 milimeter dengan durasi satu menit 45 detik.
"Erupsi ini juga terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 14.8 mm dan durasi ± 1 menit 46 detik," ungkapnya.
Berselang enam menit yakni pada pukul 06.19 Wita, Gunung Lewotobi Laki-laki meletus dengan menyemburkan abu vulkanik setinggi 1.500 meter diatas puncak.
"Telah terjadi erupsi G. Lewotobi Laki-laki, Nusa Tenggara Timur pada tanggal 11 Maret 2025 pukul 06:19 WITA dengan tinggi kolom abu teramati ± 1.500 m di atas puncak (± 3.084 m di atas permukaan laut)," ujar Herman Mboro.
Pada letusan kedua kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas condong ke arah arah Barat. Letusan juga terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 14,8 milimeter dengan durasi 1 menit 2 detik.
Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah barat. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 14.8 mm dan durasi ± 1 menit 2 detik.
PPGA Lewotobi mengimbau masyarakat tidak melakukan aktivitas apa pun di radius 5 kilometer dari pusat erupsi dan sektoral Barat Daya - Utara - Timur Laut pada radius enam kilometer.
"Masyarakat di sekitar gunung Lewotobi Laki-laki dan pengunjung/wisatawan tidak melakukan aktivitas apapun dalam radius 5 Kilometer dari pusat erupsi G. Lewotobi Laki-laki dan sektoral Barat Daya - Utara - Timur Laut sejauh 6 Kilometer," tutup Herman Mboro.