Geramnya Pramono Dengar Kabel PJU di Jakut Dicuri
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung geram dengan tindakan pencurian kabel PJU di Jakut. Aksi itu harus ditindak tegas.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung merespons maraknya pencurian material fasilitas sosial (fasos) dan fasilitas umum (fasum) di sejumlah wilayah ibu kota. Terbaru, soal aksi pencurian kabel Penerangan Jalan Umum (PJU) di Jakarta Utara. Peristiwa itu viral di media sosial.
“Yang kemarin di Jakarta Utara, saya sudah meminta untuk dipelajari. Dan memang kalau ada bukti dan kemudian yang melakukan, saya minta untuk ambil tindakan tegas,” kata Pramono di Jakarta, Selasa (27/1).
Pencurian material fasos dan fasum, lanjutnya, tidak hanya merugikan Pemprov DKI, namun juga berdampak langsung pada kepentingan masyarakat luas. Aksi itu sangat mengganggu, karena merusak sarana dan prasarana public.
“Karena yang pertama sangat mengganggu, yang kedua itu kepentingan publik. Sehingga sarana prasarana publiknya akan terganggu. Dan untuk itu diambil tindakan,” ujarnya.
Kabel PJU Jakut Dicuri
Sebelumnya, beredar sebuah video di media sosial yang memperlihatkan dugaan pencurian kabel Penerangan Jalan Umum (PJU) di kawasan Jakarta Utara. Video tersebut diunggah oleh akun Instagram @tkp_jakarta dan @cilincinginfo.
Rekaman video tersebut memperlihatkan kondisi trotoar yang sudah dibongkar dengan konblok atau paving block berserakan di sepanjang sisi jalan yang dibongkar.
Dalam keterangan unggahan disebutkan bahwa pencurian kabel PJU kembali terjadi di Jalan Raya Cilincing, Jakarta Utara, dengan modus membongkar konblok trotoar.
Akibat aksi tersebut, sejumlah lampu PJU di kawasan tersebut dilaporkan mati total, sehingga berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan, khususnya pada malam hari.