Gerakan Pangan Murah di Halteng Berubah Jadi Gratis, Ribuan Warga Tersenyum Jelang Ramadhan
Antusiasme warga Desa Wairoro Indah, Halmahera Tengah, mengubah Gerakan Pangan Murah menjadi program pangan gratis. Ribuan paket sembako dibagikan jelang Ramadhan.
Pemerintah Provinsi Maluku Utara sukses menggelar program Gerakan Pangan Murah (GPM) di Halmahera Tengah, yang kemudian berubah menjadi inisiatif pangan gratis. Kegiatan ini berlangsung di Desa Wairoro Indah pada Sabtu (07/3), menarik antusiasme tinggi dari masyarakat setempat.
Sekitar seribu paket bahan pangan yang semula akan dijual seharga Rp50.000, kini dapat dibawa pulang tanpa biaya oleh warga. Kebijakan ini merupakan bagian dari upaya stabilisasi pasokan dan harga pangan menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Ramadhan hingga Idul Fitri.
Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, mengonfirmasi bahwa biaya ribuan paket tersebut telah sepenuhnya ditanggung oleh Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah. Langkah ini menunjukkan sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.
Kolaborasi Pemerintah Hadirkan Pangan Gratis
Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, menjelaskan bahwa program Gerakan Pangan Murah ini merupakan bagian krusial dari strategi Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan. Inisiatif ini sangat penting untuk memastikan ketersediaan dan keterjangkauan bahan pokok menjelang Ramadhan dan Idul Fitri.
Setiap paket yang dibagikan berisi 5 kilogram beras, 2 liter minyak goreng, dan 2 kilogram gula, yang awalnya direncanakan untuk ditebus masyarakat. Namun, berkat dukungan Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah, paket tersebut kini menjadi gratis bagi warga.
"Paket ini gratis karena sudah dibayarkan oleh Bupati Ikram Sangaji dan Wabup Ahlan Djumadil, sehingga warga bisa langsung membawa pulang," ujar Sherly, yang disambut tepuk tangan meriah dari warga. Pernyataan ini menegaskan komitmen pemerintah daerah terhadap kesejahteraan rakyatnya.
Kolaborasi antara Dinas Pangan Provinsi Maluku Utara, Bank Indonesia, dan Bulog menjadi tulang punggung keberhasilan Gerakan Pangan Murah ini. Sinergi lintas sektor ini memastikan distribusi pangan berjalan lancar dan tepat sasaran.
Antusiasme Warga dan Apresiasi Gubernur
Antusiasme masyarakat Desa Wairoro Indah terhadap program pangan gratis ini sangat tinggi, mencerminkan kebutuhan akan bantuan bahan pokok. Kebijakan serupa telah diterapkan dalam kegiatan pangan murah sebelumnya di Halmahera Tengah, menunjukkan konsistensi pemerintah daerah.
Pendekatan pemerintah daerah yang inklusif dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, mulai dari pangan hingga pendidikan dan kesehatan, mendapat apresiasi dari Gubernur Sherly Tjoanda. Ia memuji keaktifan Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah dalam program kesejahteraan.
"Saya senang kalau banyak hal sudah dikerjakan oleh pemerintah kabupaten. Saya tinggal fokus pada urusan SMA dan SMK yang memang menjadi kewenangan provinsi," ungkap Sherly. Pernyataan ini menyoroti pembagian tugas yang efektif antara tingkat pemerintahan.
Seorang warga, Sujud (55), seorang petani dari Wairoro Indah, mengungkapkan rasa syukurnya. "Terima kasih Pak Bupati, Pak Wakil, Ibu Gubernur, dan Pak Wakil Gubernur. Kami merasa terus diperhatikan. Lansia, para janda, dan anak-anak yatim juga selalu menjadi perhatian pemerintah," ujarnya dengan senyum lebar.
Dampak Positif Jelang Hari Raya
Suasana Ramadhan di Desa Wairoro Indah terasa hangat dengan adanya program pangan gratis ini, menunjukkan dampak positif langsung bagi masyarakat. Sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten menjadi contoh kolaborasi yang efektif.
Program Gerakan Pangan Murah ini secara signifikan membantu menjaga stabilitas harga bahan pokok di pasar. Hal ini krusial untuk memastikan masyarakat dapat mengakses kebutuhan dasar dengan mudah, terutama menjelang perayaan Hari Raya.
Inisiatif ini tidak hanya meringankan beban ekonomi warga tetapi juga memperkuat ikatan sosial dan rasa kebersamaan. Dengan adanya bantuan pangan gratis, masyarakat dapat lebih fokus mempersiapkan diri menyambut bulan suci Ramadhan.
Keberhasilan program ini menggarisbawahi pentingnya respons cepat dan terkoordinasi dari pemerintah dalam menghadapi tantangan ekonomi. Ini juga menunjukkan bahwa kolaborasi lintas sektor dapat memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan umum.
Sumber: AntaraNews