Gempa M4,9 Guncang Konawe Kepulauan, Getaran Terasa hingga Kendari
Gempa M4,9 mengguncang Konawe Kepulauan, Sultra. Getaran terasa hingga Kendari dan Konsel. BMKG memastikan belum ada laporan kerusakan.
Gempa bumi mengguncang wilayah Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep), Sulawesi Tenggara, pada Kamis siang.
Getaran tidak hanya dirasakan di lokasi pusat gempa, tetapi juga menjalar hingga sejumlah daerah sekitar.
Pelaksana Tugas Kepala BBMKG Wilayah IV, Nasrol Adil, menyampaikan gempa terjadi pada pukul 12.39 Wita dengan kekuatan magnitudo 4,9.
"Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo 4,9," kata Nasrol dikutip dari Antara, Kamis (26/3/2026).
Episenter di Laut, Dipicu Sesar Naik Tolo
Berdasarkan analisis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika, pusat gempa berada di laut, sekitar 61 kilometer timur laut Konawe Kepulauan, dengan kedalaman 10 kilometer.
Koordinat gempa tercatat di 3,72 Lintang Selatan dan 123,44 Bujur Timur. Karakteristik tersebut menunjukkan gempa termasuk kategori dangkal.
"Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas sesar naik Tolo," ujarnya.
Getaran Terasa hingga Kendari, Belum Ada Kerusakan
BMKG mencatat guncangan di Konawe Kepulauan mencapai intensitas IV MMI, yang dirasakan jelas di dalam rumah.
"Atau getaran yang dirasakan nyata dalam rumah dan terasa getaran seakan-akan ada truk yang berlalu," ungkap Nasrol.
Sementara itu, wilayah Kabupaten Konawe Selatan dan Kota Kendari merasakan getaran dengan intensitas III MMI. Pada skala ini, guncangan dirasakan oleh banyak orang di dalam rumah dan sebagian di luar ruangan.
"Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut," jelasnya.
BMKG juga menyampaikan bahwa hingga pukul 13.17 Wita belum terdeteksi adanya gempa susulan dari peristiwa tersebut.