Gempa M2,8 Guncang Karangasem Bali
Gempa M2,8 mengguncang Karangasem, Bali. Getaran terasa ringan tanpa kerusakan. BMKG memastikan gempa tidak berpotensi tsunami.
Gempa bumi tektonik dengan magnitudo 2,8 terjadi di wilayah Kabupaten Karangasem, Bali, pada Kamis (25/3) pukul 15.14 WITA. Guncangan dilaporkan dirasakan oleh warga di sekitar lokasi.
Kepala Balai Besar MKG Wilayah III Denpasar, Cahyo Nugroho, menjelaskan hasil analisis awal dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika terkait peristiwa tersebut.
"Hasil analisa BMKG menunjukkan bahwa gempa bumi ini berkekuatan M 2,8. Episenter terletak pada koordinat 8,47° LS; 115,69° BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 23 km Tenggara Karangasem, Bali, pada kedalaman 14 km," kata Cahyo.
Gempa Dangkal Akibat Sesar Aktif
Berdasarkan parameter lokasi dan kedalaman, gempa ini termasuk kategori gempa dangkal yang dipicu aktivitas sesar di dasar laut.
Ia menjelaskan, karakteristik tersebut menjadi penyebab getaran dapat dirasakan di wilayah daratan meskipun magnitudo relatif kecil.
Dari laporan masyarakat dan peta guncangan (shakemap), gempa dirasakan di Karangasem dengan intensitas ringan. Getaran dilaporkan membuat benda-benda ringan yang tergantung bergoyang.
"Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut. Hasil pemodelan tsunami dengan sumber gempa bumi tektonik menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami," imbuhnya.
BMKG juga memastikan hingga pukul 16.00 WITA tidak terdeteksi adanya aktivitas gempa susulan.
"Hingga pukul 16:00 WITA, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan atau aftershock," ujarnya.