Fakta Unik Ular Sowo Kopi
Berikut fakta-fakta terkait ular sowo kopi yang dilansir dari berbagai sumber
Fakta Unik Ular Sowo Kopi
Ular sowo kopi atau nama ilmiahnya Coelognathus flavolineatus ini kerap masuk ke pemukiman warga.
Ular ini memiliki panjang tubuh mencapai 1,8 meter. Warna dasar tubuhnya adalah kuning kecokelatan. Pada tubuh bagian atas, terdapat garis tebal tidak beraturan berwarna kuning keemasan atau kecokelatan.
Bercak garis tersebut diapit oleh dua bercak garis berwarna kehitaman. Bagian bawah tubuh berwarna kelabu keputihan.
Kepalanya berwarna sama dengan tubuh, tetapi lebih gelap, serta dihiasi corak berwarna hitam di belakang matanya. Ekornya berwarna kelabu atau kehitaman.
Berikut fakta-fakta ular sowo kopi, dilansir dari berbagai sumber:
1. Tidak Berbisa
Ular sowo kopi merupakan ular tidak berbisa. Mereka cenderung mengandalkan gigitan dan lilitannya untuk berburu mangsa. Walau tidak berbisa, gigitan ular sowo kopi dewasa juga cukup menyakitkan bagi manusia.
Ular ini hidup di tanah, walaupun mampu memanjat pohon. Ular ini lebih jinak daripada kerabatnya, ular sapi (C. radiatus) yang mudah marah ketika diganggu. Akan tetapi, ular ini juga tidak takut untuk menyerang ketika diganggu.
2. Pembasmi Hama Alami
Ular ini memangsa tikus sebagai makanan utamanya. Selain tikus, ular ini juga memangsa kadal dan katak/kodok.
Sehingga hadirnya ular ini bisa membantu petani untuk membasmi hama-hama seperti tikus. Karena tikus adalah makanan utamanya.
3. Penyebaran dan habitat
Ular sowo kopi tersebar luas mulai dari Kepulauan Andaman, Myanmar, Vietnam, Kamboja, Thailand, Malaysia, Indonesia (Sumatera, Simeuleue, Nias, Kep. Mentawai, Kep. Riau, Bangka-Belitung, Jawa, Bali, Kalimantan, dan Sulawesi), dan Brunei Darussalam.
Habitat utama ular babi adalah hutan dataran rendah, pinggiran hutan, hingga lahan pertanian. Ular ini juga sering dijumpai berkeliaran di sekitar permukiman manusia.