Fakta Menarik TMMD: 150 Personel TNI-Polri Bersinergi Sukseskan Pembangunan Daerah di Medan Utara
Wali Kota Medan Rico Waas menegaskan TMMD adalah kunci sinergi pembangunan daerah. Ketahui bagaimana 150 personel TNI-Polri berkolaborasi untuk kemajuan Medan Utara.
Wali Kota Medan Rico Tri Putra Waas baru-baru ini menyatakan bahwa program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) merupakan bentuk sinergi yang krusial. Program ini bertujuan untuk menyukseskan pembangunan daerah secara menyeluruh. Pernyataan ini disampaikan Rico Waas di Medan, Sumatera Utara, pada hari Kamis.
TMMD menjadi bukti nyata betapa pentingnya kolaborasi antara pemerintah, TNI, dan berbagai elemen masyarakat lainnya. Sinergi ini berperan besar dalam menghadirkan dampak positif bagi kemajuan wilayah. Pelaksanaan TMMD 2025 di tingkat Kota Medan sendiri akan dipusatkan di kawasan Medan Bagian Utara.
Program TMMD tahun 2025 ini dijadwalkan berlangsung dari tanggal 8 Oktober hingga 6 November 2025. Fokus utamanya adalah memperkuat sektor ekonomi masyarakat di Kecamatan Medan Marelan, khususnya di Kelurahan Payah Pasir. Kegiatan ini melibatkan berbagai pembangunan fisik dan pemberdayaan masyarakat setempat.
Sinergi TMMD sebagai Kunci Pembangunan Berkelanjutan
Wali Kota Medan Rico Tri Putra Waas menekankan bahwa pembangunan daerah memerlukan kolaborasi erat dari seluruh elemen masyarakat. Tujuannya adalah agar kesejahteraan rakyat dapat tercapai dengan baik dan merata. Program TMMD hadir sebagai salah satu langkah konkret dalam mewujudkan tujuan mulia tersebut.
"Program TMMD menjadi bukti pentingnya sinergisitas antara pemerintah, TNI dan elemen masyarakat lainnya dalam memberikan dampak nyata dalam pembangunan daerah," ujar Rico Waas. Ia meyakini bahwa dengan sinergi antar pemangku kebijakan terkait, semua program akan lebih berdaya guna. Hal ini juga akan memastikan bahwa setiap kegiatan pembangunan dapat tepat sasaran sesuai kebutuhan masyarakat.
Rico Waas juga menyoroti pentingnya semangat gotong royong yang terjalin dalam program TMMD. Semangat ini menunjukkan betapa kesederhanaan dapat menghasilkan kekuatan besar dalam pembangunan. Pihaknya memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan TMMD 2025 di Kota Medan.
Dukungan ini diberikan mengingat lokasi pusat kegiatan di Medan Bagian Utara memang sangat membutuhkan sentuhan pembangunan. Wali Kota berharap kegiatan TMMD ini berjalan lancar dan membawa manfaat signifikan bagi masyarakat setempat.
Detail Proyek dan Keterlibatan Personel dalam TMMD 2025
Komandan Kodim (Dandim) 0201/Medan Kolonel Inf M. Radhie Rusin menjelaskan bahwa TMMD 2025 di Kecamatan Medan Marelan bertujuan memperkuat ekonomi masyarakat. Berbagai fasilitas umum akan dibangun dan direnovasi selama periode pelaksanaan program. Proyek ini berlokasi di Kelurahan Payah Pasir.
Beberapa proyek fisik yang akan dikerjakan meliputi pemasangan batu bronjong sepanjang 19 meter dengan 12 tingkat. Selain itu, akan dilakukan pengerasan jalan sepanjang 260 meter. Pengecoran rigid beton dengan tebal 20 sentimeter dan panjang 260 meter juga menjadi bagian dari upaya peningkatan infrastruktur.
Tidak hanya itu, TMMD juga mencakup pembenahan fisik mushola di wilayah tersebut. Pembangunan satu unit toilet baru dan pembuatan lima sumur bor juga menjadi prioritas. Program ini dilengkapi dengan kegiatan penanaman pohon serta pengembangan ketahanan pangan seluas dua hektar.
Sebanyak 150 personel terlibat dalam kegiatan TMMD ini. Mereka terdiri dari satgas, asistensi penyuluhan, konsultan, tim kesehatan, dan anggota Polres Pelabuhan Belawan. Dandim Rusin menegaskan bahwa lokasi TMMD dipilih untuk membantu pemerintah daerah dalam melancarkan sektor ekonomi masyarakat.
Sumber: AntaraNews