Fakta Karier: Soft Skill Penentu 80% Sukses, Disnakertrans NTB Dorong Sinergi Bangun Bursa Kerja NTB
Disnakertrans NTB aktif mendorong sinergi antara dunia pendidikan dan usaha untuk memperkuat ekosistem ketenagakerjaan, salah satunya melalui bursa kerja NTB, demi masa depan karier yang lebih baik.
Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) secara proaktif mendorong sinergi antara dunia pendidikan dan dunia usaha. Langkah strategis ini bertujuan untuk membangun ekosistem ketenagakerjaan yang kuat, salah satunya diwujudkan melalui penyiapan bursa kerja atau job fair di Mataram.
Inisiatif ini terwujud dalam kegiatan job fair yang digelar oleh Universitas Mataram (Unram), yang berhasil menarik partisipasi 40 perusahaan dari berbagai sektor. Acara ini merupakan bagian integral dari rangkaian Unram Career Week 2025, sebuah agenda tahunan yang berfokus pada pengembangan karier.
Plt Kepala Disnakertrans Provinsi NTB, Muslim, menegaskan bahwa kolaborasi ini merupakan komitmen pemerintah daerah. Tujuannya adalah menciptakan ekosistem ketenagakerjaan yang terbuka, transparan, dan berdaya saing, sekaligus memperluas peluang karier bagi mahasiswa dan alumni.
Peran Pemerintah dan Kolaborasi untuk Ekosistem Ketenagakerjaan NTB
Muslim menyatakan bahwa kegiatan seperti job fair adalah langkah nyata dalam mempertemukan dunia pendidikan dan dunia usaha. Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, dan dunia usaha untuk membangun masa depan tenaga kerja Indonesia di tengah arus perubahan dunia kerja yang kian cepat.
Pemerintah Provinsi NTB telah menunjukkan dukungannya dengan menerbitkan Peraturan Daerah Nomor 2 Tahun 2025 tentang Informasi Ketenagakerjaan. Perda ini menjadi landasan kuat untuk penguatan transparansi dan perlindungan tenaga kerja melalui pengelolaan data yang akurat dan terintegrasi, demi efektivitas bursa kerja NTB.
Selain itu, Disnakertrans NTB juga tengah menyiapkan pusat layanan informasi dan skill center sebagai wadah pengembangan kompetensi tenaga kerja lokal. Fasilitas ini dirancang untuk meningkatkan daya saing dan kesiapan kerja masyarakat NTB di berbagai sektor, memastikan mereka mampu bersaing di tingkat nasional bahkan internasional.
Job Fair Unram: Jembatan Peluang dan Pentingnya Soft Skill
Job fair Unram 2025 menjadi platform interaksi langsung yang efektif antara mahasiswa, alumni, dan perusahaan. Kegiatan ini tidak hanya memperluas peluang kerja, tetapi juga membuka ruang bagi peserta untuk memperoleh bimbingan karier dan pengembangan diri. Muslim menyatakan, "Melalui kegiatan ini, kita memastikan kebutuhan tenaga kerja di daerah dapat terpenuhi secara tepat, sekaligus membuka ruang bagi para lulusan untuk beradaptasi dengan kebutuhan dunia kerja yang terus berkembang."
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Universitas Mataram, Sujita, menegaskan bahwa job fair merupakan wujud komitmen universitas dalam membantu mahasiswa dan alumni memasuki dunia kerja. Ia menambahkan, "Salah satu indikator keberhasilan perguruan tinggi adalah sejauh mana alumninya mampu memperoleh pekerjaan yang layak."
Sujita juga menyoroti bahwa kesuksesan lulusan tidak hanya ditentukan oleh kemampuan akademik (hard skills), tetapi juga keterampilan nonteknis (soft skills). Keterampilan seperti kemampuan berkomunikasi, integritas, kerja sama, etos kerja, dan inisiatif memiliki peran yang sangat signifikan. Ia menjelaskan, "Hard skill hanya berkontribusi sekitar 20 persen terhadap kesuksesan karier, sementara 80 persen-nya ditentukan oleh soft skills."
Oleh karena itu, mahasiswa didorong untuk terus melatih kemampuan sosial dan karakter kerja yang baik agar siap menghadapi tantangan dunia kerja. Kolaborasi antara dunia usaha, dunia pendidikan, dan pemerintah menjadi sangat penting untuk menciptakan ekosistem ketenagakerjaan yang produktif dan berkelanjutan di NTB.
Sumber: AntaraNews