DPRD Salurkan Bantuan Banjir Gorontalo Utara, Warga Biau Terdampak Mendapat Perhatian
DPRD Gorontalo Utara menyalurkan Bantuan Banjir Gorontalo Utara kepada ribuan warga terdampak di Kecamatan Biau, menunjukkan kepedulian dan harapan pemulihan pascabencana.
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Gorontalo Utara menunjukkan kepeduliannya dengan menyalurkan bantuan kepada warga terdampak banjir di lima desa Kecamatan Biau, Provinsi Gorontalo. Aksi ini merupakan respons cepat terhadap musibah banjir yang melanda wilayah tersebut pada Selasa, 26 Mei 2026. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban ribuan jiwa yang kehilangan tempat tinggal dan harta benda akibat bencana alam.
Penyaluran Bantuan Banjir Gorontalo Utara ini dilakukan langsung oleh Wakil Ketua DPRD Gorontalo Utara, Deasy Sandra Maryana Datau, didampingi Sekretaris DPRD Fahrudin Lasulika, pada Minggu, 31 Mei 2026. Mereka mengunjungi posko bantuan untuk menyerahkan bantuan secara simbolis kepada pemerintah daerah setempat. Inisiatif ini menegaskan komitmen lembaga legislatif dalam membantu masyarakat di masa sulit.
Banjir setinggi lutut orang dewasa hingga jendela rumah merendam pemukiman dan jalan utama lintas Sulawesi, menyebabkan kerugian material yang signifikan. Dengan adanya Bantuan Banjir Gorontalo Utara ini, DPRD berharap masyarakat dapat segera bangkit dan kembali menjalani kehidupan normal. Upaya ini juga menjadi dorongan bagi pemerintah daerah untuk terus bergerak cepat dalam penanggulangan pascabanjir.
Dampak dan Kondisi Terkini Banjir Biau
Banjir yang melanda Kecamatan Biau, Gorontalo Utara, pada 26 Mei 2026 pukul 15.00 WITA, meninggalkan dampak kerugian yang mendalam bagi masyarakat setempat. Lima desa yang paling parah terdampak adalah Huluto, Omuto, Biau, Didingga, dan Bualo. Ketinggian air mencapai lutut orang dewasa bahkan hingga jendela rumah, merendam sebagian besar area pemukiman dan infrastruktur penting.
Data menunjukkan bahwa sebanyak 3.500 warga terdampak langsung oleh bencana ini, menghadapi kesulitan besar dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. Kerugian material akibat Bantuan Banjir Gorontalo Utara diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah, menimbulkan beban ekonomi yang berat bagi korban. Kondisi ini memerlukan perhatian serius dari berbagai pihak untuk mempercepat proses pemulihan.
Selain kerugian finansial, kerusakan fisik juga sangat parah; tercatat tiga unit rumah roboh total, satu unit rumah hanyut terseret arus banjir dan 30 unit rumah lainnya mengalami kerusakan total. Skala kerusakan ini mengindikasikan bahwa banyak keluarga kehilangan tempat tinggal sepenuhnya, membutuhkan bantuan segera untuk rekonstruksi dan relokasi. Pemerintah daerah dan lembaga terkait terus berupaya mendata dan memberikan pertolongan pertama kepada para korban.
Peran DPRD Gorontalo Utara dalam Penanganan Bencana
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Gorontalo Utara secara aktif menunjukkan kepeduliannya terhadap musibah banjir yang menimpa warganya di Kecamatan Biau. Wakil Ketua DPRD Gorontalo Utara, Deasy Sandra Maryana Datau, menyatakan bahwa penyaluran bantuan ini adalah bentuk kepedulian dan penghiburan bagi warga yang terdampak. Ia menegaskan bahwa bantuan tersebut bukan solusi mengatasi banjir, namun merupakan bentuk kepedulian untuk meringankan beban yang diderita akibat banjir.
Sebelumnya, para anggota DPRD lainnya juga telah datang meninjau lokasi terdampak banjir, serta menyalurkan bantuan. Sekretaris DPRD Gorontalo Utara, Fahrudin Lasulika, mengonfirmasi bahwa kunjungan dan penyaluran Bantuan Banjir Gorontalo Utara ini merupakan bagian dari komitmen lembaga untuk hadir di tengah masyarakat. Kehadiran para wakil rakyat di lokasi bencana memberikan dukungan moral yang berarti bagi warga.
Bantuan dari DPRD tersebut diterima langsung oleh pemerintah daerah di Posko Bantuan banjir, melalui Asisten III Pelayanan Publik Sekretariat Daerah Marzuki Tome. Koordinasi antara lembaga legislatif dan eksekutif ini penting untuk memastikan bantuan tersalurkan secara efektif dan tepat sasaran kepada mereka yang membutuhkan.
Harapan dan Upaya Pemulihan Pasca Banjir
Wakil Ketua DPRD Gorontalo Utara, Deasy Sandra Maryana Datau, menyampaikan harapannya agar seluruh warga terdampak dapat kembali menjalani hidup dengan normal. Ia juga mendesak pemerintah daerah untuk tetap bergerak cepat dalam melakukan penanggulangan pascabanjir. Pemulihan infrastruktur dan fasilitas umum menjadi prioritas utama agar aktivitas masyarakat dapat berjalan kembali seperti sedia kala.
Deasy secara khusus menyoroti kondisi anak-anak yang terdampak banjir, berharap mereka dapat kembali bersekolah seperti biasa tanpa terhambat oleh musibah ini. Pendidikan anak-anak merupakan aspek krusial yang tidak boleh terabaikan selama proses pemulihan. Upaya kolektif dari berbagai pihak sangat dibutuhkan untuk menciptakan lingkungan yang mendukung proses belajar mengajar.
Musibah banjir ini membutuhkan ketabahan dari masyarakat dan kerja keras dari pemerintah dalam upaya pemulihan. Dengan adanya Bantuan Banjir Gorontalo Utara dan dukungan berkelanjutan, diharapkan warga Biau dapat melewati masa sulit ini dengan tabah. Sinergi antara DPRD, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam membangun kembali kehidupan pascabencana.
Sumber: AntaraNews