DLH Mataram Perkuat Armada Sampah, Optimalkan Penanganan dan Estetika Kota
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Mataram menambah armada baru untuk penanganan sampah. Langkah ini diharapkan mampu mengoptimalkan kebersihan dan estetika kota.
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Mataram mengambil langkah strategis untuk meningkatkan efektivitas penanganan sampah di wilayahnya. Penambahan armada baru ini diharapkan mampu menjaga kebersihan dan estetika kota yang menjadi perhatian utama. Kebijakan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan pemerintah daerah dalam menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan nyaman bagi warganya.
Kepala DLH Kota Mataram, Nizar Denny Cahyadi, menjelaskan bahwa pihaknya telah mengadakan empat unit kendaraan jenis Traga. Armada pengganti dump truck ini dirancang khusus untuk operasional di area perkotaan padat. Pengadaan ini dilakukan pada tahun ini sebagai bagian dari program peremajaan armada DLH Mataram.
Langkah ini diambil untuk mengoptimalkan layanan pengangkutan sampah, terutama di jalur protokol dan jalan nasional. Dengan armada yang lebih kecil, proses pengangkutan diharapkan tidak mengganggu aktivitas masyarakat. Ini juga akan mendukung upaya menjaga citra kota yang bersih dan tertata rapi.
Efisiensi Armada Traga untuk Pusat Kota
Penggunaan armada jenis Traga menjadi solusi inovatif DLH Mataram dalam menghadapi tantangan penanganan sampah di pusat kota. Kendaraan ini memiliki ukuran yang lebih kecil dibandingkan dump truck konvensional, sehingga lebih lincah dan efisien saat beroperasi di tengah kepadatan lalu lintas. Keputusan ini mempertimbangkan aspek kenyamanan dan estetika kota.
Nizar Denny Cahyadi mengungkapkan bahwa armada Traga akan dioptimalkan untuk layanan di tengah kota, termasuk jalan protokol dan jalan nasional. "Menggunakan traga, dinilai lebih efisien karena ukurannya yang lebih kecil sehingga lebih lincah di tengah kepadatan lalu lintas," ujarnya. Hal ini penting agar proses pengangkutan sampah tidak menimbulkan kemacetan atau kesan kumuh.
Meskipun kapasitasnya lebih kecil, satu dump truck besar dapat digantikan oleh dua armada Traga. Ini berarti Traga mampu menampung sekitar 1,5 hingga 2 ton sampah, sementara dump truck besar bisa mencapai 3 ton. Fleksibilitas ini memungkinkan penanganan sampah yang lebih adaptif sesuai dengan kondisi jalan dan volume sampah di area tertentu.
Peremajaan Armada dan Tantangan Pengadaan Bak Sampah
Penambahan empat unit Traga ini merupakan bagian integral dari konsep peremajaan armada penanganan sampah di Kota Mataram. Meskipun kendaraan sudah tiba, pemanfaatannya masih menunggu pengadaan bak sampah. Bak sampah ini direncanakan akan dibeli melalui anggaran tahun 2026, setelah pembelian kendaraan pada tahun 2025.
Denny menjelaskan detail rencana tersebut, "Tahun 2025, kami hanya membeli kendaraan saja. Untuk bak sampah bagian belakang kami akan beli melalui anggaran tahun 2026." Proses bertahap ini menunjukkan perencanaan jangka panjang DLH Mataram dalam meningkatkan infrastruktur kebersihan kota. Hal ini juga memastikan bahwa setiap komponen armada berfungsi optimal saat dioperasikan.
Saat ini, DLH Kota Mataram memiliki total 50 unit dump truck, 17 unit roda empat, dan 15 unit roda tiga untuk mengangkut sampah. Volume sampah harian di Kota Mataram mencapai sekitar 200-220 ton. Dengan data ini, penambahan armada Traga diharapkan dapat secara signifikan membantu mengurangi beban kerja armada yang sudah ada dan meningkatkan cakupan layanan.
Proyeksi Masa Depan Penanganan Sampah Terpilah
Armada Traga tidak hanya dirancang untuk efisiensi pengangkutan, tetapi juga diproyeksikan untuk mendukung sistem pemilahan sampah dari rumah tangga. Setiap unit Traga diharapkan dapat menangani pengangkutan sampah di satu kelurahan secara spesifik. Ini akan mempermudah proses pemilahan dan pengelolaan sampah yang lebih terstruktur.
Konsep ini sejalan dengan visi DLH Mataram untuk mendorong masyarakat agar lebih aktif dalam memilah sampahnya. Dengan lebih banyak armada Traga, pengangkutan sampah terpilah dapat dilakukan dengan lebih efektif dan efisien. "Kalau semakin banyak armada traga, maka pengangkutan pemilahan sampah ke depan bisa lebih baik," kata Denny.
Peningkatan jumlah armada Traga di masa depan akan menjadi kunci dalam mewujudkan sistem pengelolaan sampah yang lebih modern dan berkelanjutan. Ini tidak hanya akan berdampak pada kebersihan kota, tetapi juga pada upaya daur ulang dan pengurangan volume sampah yang berakhir di TPA. Inisiatif ini menunjukkan komitmen DLH Mataram terhadap lingkungan hidup.
Sumber: AntaraNews