Diduga Disuruh Kekasihnya, Remaja Putri di Bone Sulsel Nekat Racuni Ayah Kandung
Polisi mendalami peran kekasih GN yang diduga menyuruhnya untuk menabur racun ke takjil buka puasa untuk ayahnya.
Seorang remaja di Kecamatan Bengo, Kabupaten Bone inisial GN (17) diamankan polisi usai melakukan dugaan percobaan pembunuhan terhadap ayah kandungnya inisial JR (45) dengan cara meracuni takjil buka puasa.
Polisi mendalami peran kekasih GN yang diduga menyuruhnya untuk menabur racun ke takjil buka puasa untuk ayahnya.
Kepala Seksi Hubungan Masyarakat Kepolisian Resor Bone, Inspektur Satu Rayendra Muchtar membenarkan adanya informasi terkait peran kekasih GN dalam tindakan percobaan pembunuhan.
Hanya saja, polisi belum memastikan kebenaran informasi tersebut dan masih melakukan penyelidikan.
"Informasi yang menyebutkan bahwa pelaku bertindak atas suruhan pacarnya, namun hal ini masih dalam penyelidikan lebih lanjut," ujarnya melalui keterangan tertulisnya, Selasa (4/3).
Kronologi Kejadian
Rayendra menjelaskan kronologi kejadian GN mencoba meracuni ayah kandungnya pada pukul 19.00 Wita, Sabtu (1/3). Saat itu, GN menghidangkan takjil untuk berbuka puasa.
"Saat itu korban curiga, makanan yang disajikan oleh anaknya itu tercium bau mencurigakan. Beruntung korban tak konsumsi itu makanan," bebernya.
Meski JR tak membuat laporan polisi, tapi kabar putrinya mencoba untuk meracuninya beredar di media sosial. Hal ini langsung ditindaklanjuti Kepolisian Sektor Bengo dengan mengamankan pelaku.
"Berdasarkan hasil pemeriksaan pelaku menaburkan racun jenis sidamethrin ke makanan yang dihidangkan untuk korban," kata dia.
Pelaku Akui Perbuatannya
Rayendra menambahkan pelaku juga mengakui perbuatannya kepada ayah kandungnya.
"Dari hasil interogasi, pelaku mengakui perbuatannya," ucapnya.
Terpisah, Kepala Kepolisian Sektor Bengo Inspektur Dua Irah menambahkan tindakan nekat GN diduga akibat disuruh kekasihnya. Irah menyebut kekasih GN pun telah diamankan dan diserahkan ke Unit PPA Satreskrim Polres Bone.
"Pelaku ini disuruh sama cowoknya (kekasihnya). Untuk motif pelaku masih penyelidikan," tuturnya.