Didampingi Prananda, Megawati Hadiri Rakernas dan HUT ke-53 PDIP di Ancol
Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri menghadiri Rakernas I 2026 sekaligus HUT ke-53 PDIP di Ancol. Agenda diikuti pengurus pusat hingga daerah.
Ketua Umum DPP PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I 2026 yang dirangkaikan dengan peringatan HUT ke-53 partai.
Kegiatan tersebut digelar di Beach City International Stadium (BCIS), Ancol, Jakarta Utara, Sabtu (10/1/2026).
Megawati tiba di lokasi sekitar pukul 14.00 WIB. Kehadirannya menandai dimulainya rangkaian agenda utama Rakernas dan perayaan hari jadi partai berlambang banteng moncong putih tersebut.
Ia datang didampingi Ketua DPP PDIP yang juga putranya, Prananda Prabowo.
Mengenakan busana bernuansa merah dan hitam lengkap dengan selendang, Megawati disambut sejumlah elite partai.
Hadir menyambut di antaranya Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto, Ketua DPP PDIP Puti Guntur Soekarno, serta Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dan Rano Karno.
Dalam prosesi penyambutan, perwakilan abang dan none Jakarta turut memberikan bunga mawar putih kepada Megawati. Bunga tersebut kemudian diteruskan kepada Prananda Prabowo dan diserahkan kepada Puti Guntur Soekarno.
Rakernas Bahas Sikap Politik dan Isu Strategis
Usai penyambutan, Megawati menaiki eskalator menuju ruang utama Rakernas dengan bergandengan tangan bersama Prananda. Ia sempat melambaikan tangan kepada awak media yang meliput di lokasi.
Diketahui, PDIP mengusung tema Satyam Eva Jayate, dengan subtema Di Sanalah Aku Berdiri, Untuk Selama-lamanya dalam Rakernas yang dilaksanakan dari 10-12 Januari 2026.
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menyampaikan Rakernas I 2026 dihadiri pengurus partai dari tingkat pusat hingga daerah, yang diwakili ketua, sekretaris, dan bendahara.
“Rakernas ini akan dibahas sikap politik, termasuk jawaban partai atas berbagai persoalan geopolitik, krisis ekologis, korupsi, persoalan ekonomi, penegakkan hukum, hingga program internal partai dan tanggung jawab kerakyatan partai,” kata Hasto dalam keterangan persnya, Jumat (9/1/2026).