Detik-Detik Mencekam Kebakaran di Tebet yang Tewaskan Empat Anak
Penyebab kebakaran pada area luas yang terbakar sebesar 200 meter persegi (m2) itu diduga karena kosleting aliran listrik.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mengungkapkan kronologi kebakaran yang menewaskan empat anak di Jalan Kutilang 28, RW02, Bukit Duri, Tebet.
Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta, Isnawa Adji menjelaskan, api pertama kali muncul pada Sabtu (19/7) pukul 06.23 WIB. Awalnya, dua orang warga setempat melihat asap membumbung tinggi dari lantai satu bangunan.
Penghuni kos yang tinggal di lantai dua langsung panik. Beberapa di antaranya sampai lompat dari jendela untuk menyelamatkan diri. Namun nahas, beberapa orang tua gagal menyelamatkan anak-anaknya.
"Dikarenakan panik akhirnya korban jiwa tertinggal orang tua korban tidak sempat membawa anak untuk menghindar dari kebakaran," kata Isnawa dalam keterangan tertulis.
Kepala Sudin Gulkarmat Jakarta Selatan, Syamsul Huda menambahkan, saat api belum membesar, warga sempat meminta para korban untuk melompat keluar dari jendela demi menyelamatkan diri.
Api Membesar, Petugas Kesulitan Evakuasi Korban
Namun nahas, salah satu korban justru tertimpa plafon usai mendarat. Dia mengalami cedera parah dan tak mampu bergerak, membuat upaya evakuasi semakin sulit.
Melihat kobaran api yang makin membesar, warga segera melapor ke unit pemadam terdekat. Petugas datang dengan perlengkapan lengkap, termasuk alat bantu pernapasan (self contained breathing apparatus/SCBA).
"Setelah petugas pertama datang, orang tua meminta tolong untuk menyelamatkan anaknya yang terjebak," ucapnya, dikutip dari Antara.
Sayangnya, api yang sudah terlanjur membesar membuat upaya penyelamatan anak korban menjadi mustahil.
Kendala lain turut memperparah situasi, sumber air yang jauh dan akses jalan yang sempit memperlambat proses pemadaman.
Identitas 4 Korban Tewas
Empat korban jiwa dalam kebakaran itu yakni perempuan inisial PL (13), perempuan K (3), laki-laki A (7), dan perempuan A (4).
Mereka termasuk dalam korban terdampak yakni 10 kepala keluarga (KK) atau 27 jiwa.
Kemudian, dua orang ibu-ibu terluka inisial A dan M yang bersama dengan empat orang korban jiwa dibawa ke Rumah Sakit Polri.
Penyebab Kebakaran
Penyebab kebakaran pada area luas yang terbakar sebesar 200 meter persegi (m2) itu diduga karena kosleting aliran listrik dengan taksiran kerugian sekitar Rp674 juta.
Sebanyak 20 unit atau 76 personel Sudin Gulkarmat Jakarta Selatan dikerahkan untuk memadamkan si jago merah.