Sebuah rumah di Kecamatan Madang Suku I, Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, Sumatera Selatan, hangus terbakar. Musibah itu menyebabkan empat anak tewas terpanggang.
Kebakaran terjadi saat para korban terlelap tidur, Selasa (30/9) pukul 23.30 WIB. Mereka tak bisa menyelamatkan diri ketika api sudah membesar.
Keempat korban adalah Yoga (10/pelajar kelas 4 SD), Aditya Fernando (14/pelajar SMP kelas 8), Aldri (13/pelajar SMP kelas 7), dan Marson (13/pelajar SMP kelas 7). Rumah terbakar tersebut diketahui adalah milik Sudirman (60) yang sedang ditempati oleh keponakannya bernama Pendi.
Pada malam kejadian, Pendi sedang pergi ke rumah ibunya yang sakit di desa sebelah. Sedangkan di rumah terdapat dua anak kandungnya Yoga dan Aditiya bersama Aldri dan Marson yang sedang menginap di rumah.
"Kebakaran tadi malam menyebabkan empat orang meninggal dunia yang masih anak-anak," ungkap Kapolsek Madang Suku I Iptu Dodi Mardani, Rabu (1/10).
Advertisement
Penyebab Kebakaran
Dodi menyebut kebakaran terjadi diduga karena korsleting listrik. Apicepat membesar sehingga sulit dìpadamkan warga dan baru dapat dipadamkan oleh mobil damkar.
"Kondisi parah korban semuanya gosong dan sulit dikenali lagi," kata Dodi.
Setelah dievakuasi ke rumah sakit, para korban telah dimakamkan satu liang di tempat pemakaman umum yang tak jauh dari TKP. Untuk penyelidikan lebih lanjut, petugas memasang garis polisi.
"Selain empat korban tewas, kebakaran juga mengakibatkan kerugian sekitar Rp200 juta," kata Dodi.