Contraflow di Tol Cikampek KM 70–47 Arah Jakarta Dihentikan, One Way Lokal Masih Berlaku
Selain itu, dilakukan pengoptimalan operasional gardu tol di Gerbang Tol Cikampek Utama guna menjaga kelancaran arus kendaraan yang melintas.
PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) bersama Kepolisian resmi menghentikan rekayasa lalu lintas contraflow dari KM 70 hingga KM 47 arah Jakarta di ruas Tol Jakarta–Cikampek pada pukul 01.08 WIB dini hari. Kebijakan ini diambil berdasarkan diskresi Kepolisian seiring kondisi lalu lintas yang mulai berangsur normal pada periode arus balik Idulfitri 1447 H/2026.
Selain itu, dilakukan pengoptimalan operasional gardu tol di Gerbang Tol Cikampek Utama guna menjaga kelancaran arus kendaraan yang melintas.
One Way Lokal Masih Diberlakukan
Meski contraflow dihentikan, rekayasa lalu lintas berupa one way lokal masih diberlakukan untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan dari arah timur menuju Jakarta.
"Meski demikian, rekayasa lalu lintas one way lokal masih diberlakukan dari KM 263 Ruas Jalan Tol Pejagan–Pemalang hingga KM 70 Gerbang Tol (GT) Cikampek Utama Ruas Jalan Tol Jakarta–Cikampek guna mengantisipasi peningkatan volume kendaraan menuju arah Jakarta," kata Vice President Corporate Secretary & Legal PT Jasamarga Transjawa Tol, Ria Marlinda Paallo dalam keterangannya, Minggu (29/3).
Ria Marlinda menjelaskan, penyesuaian rekayasa lalu lintas dilakukan secara dinamis berdasarkan evaluasi bersama Kepolisian dan kondisi di lapangan.
“Penghentian contraflow dilakukan setelah evaluasi bersama Kepolisian menunjukkan kondisi lalu lintas yang semakin terkendali. Namun demikian, kami tetap mengantisipasi lonjakan kendaraan dari arah timur dengan masih diberlakukannya one way lokal," jelasnya.
"Untuk itu kami mengimbau kepada pengguna jalan untuk memantau kondisi lalu lintas melalui fitur CCTV real-time pada aplikasi Travoy serta mengikuti arahan petugas di lapangan,” sambungnya.
Optimalisasi Gardu Tol untuk Urai Kepadatan
Dalam upaya memperlancar arus kendaraan, JTT mengoptimalkan pengoperasian gardu tol di GT Cikampek Utama. Sebanyak 22 gardu tol difungsikan untuk arah Jakarta dan 8 gardu tol untuk arah timur Trans Jawa.
Langkah ini dilakukan guna mempercepat proses transaksi sekaligus mengurai kepadatan, sehingga arus kendaraan tetap mengalir dengan lancar menuju Jakarta.
JTT mengingatkan para pengguna jalan tol Trans Jawa untuk merencanakan perjalanan dengan baik, terutama di masa arus balik Lebaran.
"Memastikan kondisi kendaraan dan pengemudi dalam keadaan prima, menjaga jarak aman, serta memastikan kecukupan saldo uang elektronik sebelum memasuki jalan tol," pungkasnya.