PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) bersama pihak kepolisian telah melakukan normalisasi rekayasa lalu lintas dengan menghentikan sistem contraflow. Keputusan ini diambil menyusul berkurangnya volume arus balik pada libur panjang Jumat Agung, yang terpantau pada Minggu malam, 6 April.
Penghentian rekayasa lalu lintas lawan arah tersebut menandakan kondisi lalu lintas di ruas Tol Jakarta-Cikampek telah berangsur normal. Sebelumnya, contraflow diterapkan untuk mengurai kepadatan kendaraan yang kembali ke arah Jakarta.
Langkah ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan JTT dan Kepolisian untuk memastikan kelancaran dan kenyamanan perjalanan pengguna jalan tol. Evaluasi kondisi lalu lintas dilakukan secara intensif di lapangan untuk menentukan waktu yang tepat dalam mengakhiri rekayasa.
Advertisement
Advertisement
Detail Penghentian Contraflow Tol Jakarta-Cikampek
Ria Marlinda Paallo, Vice President Corporate Secretary & Legal PT Jasamarga Transjawa Tol, menjelaskan bahwa rekayasa lalu lintas contraflow sebelumnya diterapkan dari KM 55 hingga KM 47 arah Jakarta di Jalan Tol Jakarta-Cikampek. Pengaturan ini mulai berlaku pada pukul 16.36 WIB pada Minggu, 6 April.
Namun, pada Minggu malam sekitar pukul 20.06 WIB, rekayasa lalu lintas tersebut resmi dihentikan. Penghentian ini dilakukan seiring dengan kondisi lalu lintas yang mulai berangsur normal dan volume kendaraan yang terdistribusi dengan baik.
Hingga saat ini, kondisi lalu lintas di Ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek telah kembali normal dan terpantau ramai lancar di kedua arah. Normalisasi arus lalu lintas ini merupakan hasil dari pemantauan kondisi lalu lintas secara intensif di lapangan oleh JTT dan Kepolisian.
Advertisement
Advertisement
Imbauan Keselamatan dari Jasamarga Transjawa Tol
JTT terus melakukan evaluasi secara berkala terhadap kondisi lalu lintas untuk memastikan kelancaran perjalanan. Ria Marlinda Paallo menegaskan bahwa penghentian contraflow dilakukan demi kenyamanan pengguna jalan setelah volume kendaraan mulai terdistribusi dengan baik.
Jasamarga Transjawa Tol mengimbau kepada seluruh pengguna jalan untuk selalu mengutamakan keselamatan dalam berkendara. Penting untuk menjaga jarak aman antar kendaraan serta mematuhi rambu dan arahan petugas yang berada di lapangan.
Selain itu, pengguna jalan tol juga diharapkan memastikan kecukupan saldo uang elektronik sebelum memulai perjalanan. Kondisi kendaraan juga harus dalam keadaan prima untuk menghindari kendala selama di perjalanan, demi menciptakan pengalaman berkendara yang aman dan nyaman.
Advertisement
Sumber: AntaraNews