Cerita Brimob Gendong Siswa SD Menerjang Sungai untuk Sekolah Gara-Gara Jembatan Rusak Dihantam Banjir
Ada sekitar 20 siswa terdiri dari kelas satu hingga kelas enam yang berada di seberang jembatan gantung yang rusak yakni Dusun Mohuhulo.
Brimob Polda Gorontalo menggendong siswa menyeberangi sungai karena jambatan gantung yang rusak akibat diterjang banjir di Desa Molalahu, Kecamatan Pulubala, Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo.
Plh Kabag Ops Brimob Polda Gorontalo Ruslan Djafar mengatakan setelah menerima laporan pihaknya langsung menurunkan personel ke lokasi jembatan yang berdekatan dengan Sekolah Dasar Negeri (SDN) 16 Pulubala tersebut.
"Tak perlu berlama-lama, kami langsung datang mengecek dan kami juga dari pukul 06.00 dilokasi dan membantu siswa menyeberangi sungai," kata Ruslan di Gorontalo, Rabu (14/1), sebagaimana dikutip dari Antara, Kamis (15/1).
Kondisi Sungai
Ruslan menjelaskan, pada pagi hari sungai terlihat cukup dalam untuk diseberangi oleh siswa kelas satu dan dua, apalagi tidak dalam pengawasan orang tua. Sehingga mereka membantu menggendong siswa untuk menghindari ada warga yang hanyut terbawa aliran sungai.
Salah seorang guru di SDN 16 Pulubala Nur Naningsih Yasin mengatakan ada sekitar 20 siswa terdiri dari kelas satu hingga kelas enam yang berada di seberang jembatan gantung yang rusak yakni Dusun Mohuhulo.
"Kami selaku guru menyampaikan terima kasih atas bantuan personel Brimob yang telah membantu siswa," ucap dia.
Dia mengimbau kepada seluruh siswa yang berada di Dusun Mohuhulo diantarkan oleh orang tua ke sekolah dan pihaknya memberikan kebijakan apabila ada anak yang tidak bersekolah atau datang terlambat.