Brimob Polda Sumut Bersihkan SD di Tapteng Pascabanjir, Pulihkan Aktivitas Belajar Mengajar

Personel Brimob Polda Sumut sigap membersihkan sekolah dasar (SD) di Tapteng yang terdampak banjir, memastikan aktivitas belajar mengajar segera pulih bagi anak-anak.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Brimob Polda Sumut Bersihkan SD di Tapteng Pascabanjir, Pulihkan Aktivitas Belajar Mengajar
Personel Brimob Polda Sumut sigap membersihkan sekolah dasar (SD) di Tapteng yang terdampak banjir, memastikan aktivitas belajar mengajar segera pulih bagi anak-anak. (AntaraNews)

Personel Satuan Brimob Kepolisian Daerah Sumatera Utara menunjukkan aksi kemanusiaan dengan sigap membersihkan sejumlah sekolah dasar (SD) yang terdampak banjir. Kegiatan mulia ini berlangsung di Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), setelah wilayah tersebut dilanda bencana alam yang menyebabkan kerusakan.

Fokus utama dari kegiatan pembersihan ini adalah untuk segera memulihkan kembali aktivitas belajar mengajar bagi anak-anak di daerah tersebut. Selain itu, personel Brimob juga tidak hanya berfokus pada pembersihan, tetapi turut aktif mendistribusikan bantuan sembako kepada warga yang sangat membutuhkan.

Kepala Bidang Humas Polda Sumatera Utara, Komisaris Besar Polisi Ferry Walintukan, menegaskan bahwa personel Brimob tidak hanya menjalankan fungsi pengamanan. Mereka juga hadir sebagai garda terdepan dalam misi kemanusiaan, memberikan rasa tenang, dan mempercepat proses pemulihan di lokasi terdampak.

Dua sekolah yang menjadi sasaran utama pembersihan adalah SD Negeri 152982 Tukka 1B dan SD Negeri 152983 Hutanabolon-1. Kedua institusi pendidikan ini berlokasi strategis di Kecamatan Tukka, Tapteng, yang mengalami dampak signifikan akibat genangan air dan lumpur pascabanjir.

Langkah cepat ini menjadi perhatian utama karena menyangkut masa depan pendidikan anak-anak di wilayah tersebut. Pemulihan fasilitas belajar mengajar sangat krusial agar mereka dapat kembali menuntut ilmu tanpa hambatan berarti.

Komisaris Besar Polisi Ferry Walintukan menjelaskan bahwa kehadiran personel Brimob di tengah masyarakat diharapkan mampu memberikan rasa tenang. Mereka juga berupaya mempercepat proses pemulihan di wilayah terdampak, khususnya dalam sektor pendidikan yang vital.

Inisiatif ini menunjukkan komitmen Polri dalam mendukung pemulihan pascabencana, memastikan lingkungan belajar yang aman dan nyaman bagi siswa. Ini juga menjadi bukti nyata sinergi antara aparat keamanan dan kebutuhan masyarakat.

Selain fokus pada pembersihan sekolah, personel Brimob juga menunjukkan aksi solidaritas yang tinggi dengan berkolaborasi bersama relawan. Mereka turun langsung ke lapangan untuk mendistribusikan bantuan sembako kepada warga Desa Hutanabolon, Kecamatan Tukka.

Distribusi sembako ini merupakan wujud nyata empati dan kepedulian terhadap masyarakat yang sedang kesulitan akibat bencana banjir. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban hidup warga yang terdampak.

Ferry Walintukan menambahkan bahwa aksi kemanusiaan ini memperlihatkan sinergi yang kuat antara aparat keamanan dan relawan. Kolaborasi ini penting dalam membantu percepatan pemulihan kondisi sosial masyarakat secara menyeluruh.

"Ini adalah wujud kehadiran negara di tengah masyarakat," ucap Ferry. Ia menegaskan bahwa Polri akan terus berupaya maksimal membantu masyarakat hingga kondisi di wilayah terdampak benar-benar pulih sepenuhnya.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi