Sorot
{{caption}}
Pemkab Sigi Tetapkan Status Tanggap Darurat Usai Gempa M 6,7

{{caption}}
Naturalisasi Mitchell-Luke Disetujui, Timnas Tambah Amunisi

{{caption}}
Alasan Firdaus Oiwobo Polisikan Mantan Ketua BEM UGM

{{caption}}
Prabowo Beri Catatan Khusus untuk Haji 2027

{{caption}}
Bersama Mahasiswa Surabaya, Disabilitas Penjual Es Kritik Kebijakan MBG

{{caption}}
Program 3 Juta Rumah Tembus 324 Ribu Unit hingga Juni 2026

Topik Terkait
{{caption}}
KAI Tanjungkarang: Pelanggaran Rel Kereta Api adalah Tindakan Melawan Hukum dan Berbahaya

PT KAI Divre IV Tanjungkarang mengingatkan masyarakat bahwa tindakan meletakkan benda di rel kereta api merupakan pelanggaran hukum serius dan membahayakan keselamatan perjalanan, menegaskan pentingnya kepatuhan terhadap aturan perkeretaapian.

{{caption}}
KAI: Bawa Bagasi Lebih Dari 20 Kg Per Orang Bakal Kena Denda

Aturan bagasi penumpang maksimal 20 Kg telah lama sudah ditetapkan dan bukan aturan baru.

{{caption}}
Seorang Penumpang Kereta Gajayana Ternyata Terduga Teroris, Ditangkap di Stasiun Solo Balapan

Terduga teroris berinisial M ditangkap di Stasiun Solo Balapan sekitar pukul 19.30 WIB.

{{caption}}
Ternyata Ini Jabatan Pegawai KAI Terduga Teroris yang Ditangkap Densus 88

DE adalah pegawai PT Kereta Api Indonesia (Persero) ditangkap lantaran dirinya diduga terlibat aksi terorisme.

{{caption}}
Kronologi Densus 88 Polri Tangkap Enam Terduga Teroris di Jawa Barat hingga Aceh

Sejumlah barang bukti disita dari penangkapan enam terduga teroris tersebut.

{{caption}}
Dua ASN Ditangkap Densus 88 di Warkop dan Showroom Mobil Bekas, Diduga Terlibat Jaringan Teroris

Kedua ASN yang ditangkap tersebut yakni berinisial MZ alias KS (40) dan ZA alias SA (47).

{{caption}}
Terduga Teroris di Tasikmalaya Ditangkap Densus 88 saat Bertamu ke Rumah Warga

Densus 88 mengamankan seorang terduga teroris di Kecamatan Sariwangi, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Jumat (27/12).

{{caption}}
Densus 88 Tangkap Tiga Terduga Teroris di Palu dan Ampana Diduga Terlibat Jaringan Mujahidin Indonesia Timur

Densus 88 mengamankan barang bukti berupa tas, telepon genggam dan kartu identitas.

{{caption}}
Dua Teroris JAD jadi Guru di NTB, Densus 88 Ingatkan Orang Tua Hati-Hati Sekolahkan Anak

Sebanyak dua teroris jaringan Anshor Daulah, LHM dan DW yang bekerja sebagai tenaga pendidik di Bima, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditangkap.

ntb
{{caption}}
Penangkapan 2 Terduga Teroris di Bekasi Terkait Pengamanan Kunjungan Paus Fransiskus

Dia belum bisa menjelaskan secara rinci terkait penangkapan teroris.

{{caption}}
Cegah Radikalisme, Disdik Cirebon Terapkan Pembatasan Ponsel di Sekolah

Disdik Cirebon terapkan pembatasan ponsel di sekolah. Upaya ini untuk cegah radikalisme di kalangan pelajar, menyusul laporan Densus 88 Antiteror terkait indikasi paparan pada siswa.

{{caption}}
Densus 88 Polri Gelar Rakernis 2026, Fokus Antisipasi Ekstremisme Digital pada Anak dan Remaja

Rakernis ini menjadi momentum merespons ancaman terorisme semakin kompleks dan multidimensional, khususnya di ruang digital menyasar anak-anak dan remaja.

{{caption}}
Reintegrasi Mantan Napiter: Densus 88 dan Astra Bekali Keterampilan Servis AC di Banten

Densus 88 Antiteror Polri dan PT Astra International berkolaborasi membekali 20 mantan napiter dengan keterampilan servis AC di Banten, wujud nyata program reintegrasi mantan napiter.

{{caption}}
Densus 88 Perkuat Pancasila di Bali, Sasar Pelajar Cegah Radikalisme dengan Program "Ratakan Bali Pro Max"

Densus 88 Antiteror Polri meluncurkan program "Ratakan Bali Pro Max" di 70 sekolah SLTA Bali untuk memperkuat ideologi Pancasila dan mencegah radikalisme di kalangan generasi muda, merespons ancaman intoleransi.

{{caption}}
Densus 88 AT Polri Gencarkan Pencegahan Radikalisme Digital pada Anak

Densus 88 AT Polri semakin intensif melakukan pencegahan radikalisme digital yang menyasar anak-anak melalui media sosial dan game online. Simak bahaya dan upaya perlindungannya.

{{caption}}
Densus 88 Lakukan Pembinaan di Ponpes Boyolali yang Pernah Terafiliasi Jamaah Islamiyah

Kegiatan ini dilakukan dengan tujuan agar ponpes terbebas dari paham intoleransi, radikalisme, ekstremisme, dan terorisme (IRET).