BPBD Evakuasi Jasad Pendaki di Puncak Gunung Pesagi, Identitas Belum Ditemukan
Pendaki tersebut ditemukan oleh tiga pendaki lain Maulana (15), Selo Iswanto (15) dan Ridho K (15) saat akan turun.
Seorang pendaki solo haiking yang ditemukan meninggal di puncak Gunung Pesagi, Lampung Barat, Lampung akhirnya berhasil dievakuasi.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lampung Barat, Padang Priyo Utomo mengatakan bahwa pendaki yang ditemukan meninggal berhasil di evakuasi.
"Korban sudah berhasil kami evakuasi Kamis, 15 Mei 19.30 WIB, Puncak Gunung Pesagi, Pekon Bahway, Kecamatan Balik Bukit, Kabupaten Lampung Barat," katanya Jumat (16/5)
Ditanya terkait indentitas dari pendaki tersebut, Padang menyebutkan hal tersebut masih dalam proses penyelidikan pihak kepolisian.
"Identitasnya belum diketahui, pihak kepolisian telah melakukan proses autopsi dan identifikasi. Saat ini jasadnya berada di Rumah Sakit Umum Daerah Alimudin Umar," jelasnya.
Ia menuturkan, pendaki tersebut ditemukan oleh tiga pendaki lain Maulana (15), Selo Iswanto (15) dan Ridho K (15) saat akan turun.
"Menurut keterangan 3 pendaki telah bertemu korban, pada tanggal Rabu, 14 mei 2025 dalam keadaan hidup, namun saat 3 pendaki turun, pada tanggal Kamis 15 mei 2025, bertemu lagi dengan korban dalam keadaan tidak bernyawa," jelas Padang.
Setelah ketiganya menemukan korban, ketiga saksi melaporkan ke aparat setempat, sehingga menuju ke lokasi dan dilakukan evakuasi terhadap kotban.
"Jumlah keseluruhan personel BPBD yang terlibat dalam proses evakuasi yaitu Tim Komando dan operator Pusdalops PB 6 personel, pelaporan 2 personel, Tim Komando & Operator di lapangan 5 personel dan Tim Satgas SAR 5 personel," jelas Padang.
Padang menuturkan Proses evaluasi dimulai pada pukul 16.30, lalu Pada pukul 18.02 malam, korban sudah berhasil ditemukan dalam keadaan meninggal dan Pada pukul 18.59 malam, tim mengevakuasi korban turun dari tempat kejadian.
"Lalu Pada pukul 20.10, Tim tiba di gerbang rimba gunung pesagi, Pada pukul 21.20 Jenazah korban diserahkan ke Puskesmas Balik Bukit, untuk selanjutnya jenazah korban tersebut akan diserahkan ke Rumah Sakit Umum Daerah Alimuddin Umar guna untuk keperluan autopsi dan identifikasi," pungkasnya.