BNPB Pastikan Jalan dan Jembatan Nasional di Aceh Pulih Tepat Waktu
Abdul Muhari yang mengatakan seluruh target pemulihan akses nasional ini sesuai dengan apa yang telah dicanangkan Kementerian Pekerjaan Umum.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memastikan seluruh akses jalan dan jembatan nasional di Aceh yang sempat terdampak bencana kini telah pulih secara fungsional. Pemulihan tersebut dinyatakan selesai sesuai target pemerintah yang ditetapkan pada 30 Desember.
Hal ini disampaikan Kepala Pusat Komunikasi Bencana BNPB, Abdul Muhari yang mengatakan seluruh target pemulihan akses nasional ini sesuai dengan apa yang telah dicanangkan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).
"Sebelumnya kita menginformasikan bahwa target dari Kementerian PUPR untuk jalan dan jembatan seluruh akses nasional di Aceh itu pulih di tanggal 30 Desember. Alhamdulillah semua target itu tercapai,” kata Abdul dalam keterangan pers daring, Kamis (1/1).
Pulihnya Jalan dan Jembatan
Menurut dia, pulihnya jalan dan jembatan ini krusial untuk mempercepat distribusi logistik serta pemulihan sektor energi dan komunikasi pascabencana. Abdul menjelaskan, jalur-jalur utama kini telah kembali terhubung, baik lintas timur, lintas barat, lintas tengah, maupun jalur penghubung antarkawasan.
"Saat ini mulai dari Banda Aceh ke Medan via jalur timur, kemudian Banda Aceh–Nagan Raya via jalur barat, dari Nagan Raya ke Takengon juga sudah terhubung," ujarnya.
"Dari Lhokseumawe ke Takengon via jalur KKA sudah terhubung, Bireuen ke Bener Meriah juga sudah terhubung, kemudian dari Pidie ke Takengon juga sudah terhubung," lanjut Abdul.
Titik Jembatan
Meski begitu, Abdul menjelaskan bahwa masih terdapat beberapa titik jembatan yang masih dalam proses perbaikan. Namun, dia menyebut jalur alternatif juga telah disiapkan sehingga akses tetap berfungsi.
Secara rinci, ia menuturkan bahwa 16 jembatan yang sebelumnya putus sebanyak 12 jembatan di antaranya telah selesai diperbaiki.
"Empat (jembatan) ini ada jalur alternatifnya, sehingga jalur ini fungsional juga sudah 100 persen bisa dilewati," kata dia.
361 Titik Longsoran
Sementara itu, dari total 361 titik longsoran yang terdapat di Aceh, ada sebanyak 360 titik yang juga telah selesai diperbaiki.
"360 titik sudah diperbaiki. Kemudian longsoran tebing, longsoran sebagian badan jalan putus, dan badan jalan putus semuanya sudah diperbaiki," jelasnya.
Abdul menyatakan, pemulihan akses darat ini merupakan kemajuan signifikan yang dicapai melalui kerja sama lintas sektor. Dia menekankan bahwa pemerintah bekerja sesuai dengan target yang sudah kita canangkan dengan menjalankan prinsip gotong royong.
"Tentu saja dengan ini semangat kita, prioritas kita berikutnya adalah pemulihan sektor energi yang kita harapkan bisa juga selesai kita lakukan di tengah Januari ini," katanya.