BKKBN Lampung Fokus Perkuat Gerakan Ayah Teladan di 2026 untuk Cegah Fatherless
BKKBN Lampung akan intensifkan sosialisasi dan edukasi Gerakan Ayah Teladan pada 2026 guna menekan angka fatherless yang masih tinggi di provinsi tersebut, dengan harapan menciptakan keluarga berkualitas.
Kepala Perwakilan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN Provinsi Lampung, Soetriningsih, menyatakan bahwa pada tahun 2026, lembaganya akan memfokuskan upaya pada sosialisasi dan penguatan edukasi Gerakan Ayah Teladan (GATI). Langkah ini diambil sebagai strategi penting untuk menekan angka fatherless yang masih menjadi perhatian serius di wilayah Lampung. Inisiatif ini diharapkan dapat mendorong peran aktif ayah dalam keluarga demi membentuk sumber daya manusia yang berkualitas dan berdaya saing di masa mendatang.
Program Gerakan Ayah Teladan (GATI) dirancang untuk mendorong keterlibatan aktif para ayah dalam pengasuhan anak serta pendampingan remaja. Selain itu, GATI juga bertujuan untuk mempromosikan pembagian peran domestik yang seimbang antara suami dan istri. Tujuannya adalah menciptakan keluarga yang berkualitas dan secara signifikan mencegah terjadinya kondisi fatherless di masyarakat.
Fokus pada tahun 2026 ini merupakan kelanjutan dari program yang telah berjalan dan menunjukkan hasil positif sebelumnya. BKKBN Lampung berharap melalui berbagai kegiatan edukasi, para ayah dapat lebih memahami dan menjalankan perannya secara optimal. Keterlibatan ayah yang lebih besar diharapkan mampu memberikan dampak positif pada tumbuh kembang anak dan ketahanan keluarga.
Meningkatkan Peran Ayah dalam Keluarga Berkualitas
Soetriningsih menjelaskan bahwa Program Gerakan Ayah Teladan secara spesifik mendorong ayah untuk aktif terlibat dalam beberapa aspek penting. Ini termasuk pengasuhan anak, pendampingan remaja, serta berbagi peran domestik dalam rumah tangga. Tujuan utamanya adalah untuk membentuk keluarga berkualitas yang harmonis dan mencegah dampak negatif dari fatherless.
Melalui gerakan seperti “ayah mengantar anak ke sekolah” dan “ayah mengambil rapor,” BKKBN Lampung berharap para ayah dapat mengambil peran lebih. Keterlibatan ini krusial dalam membentuk sumber daya manusia yang sehat dan berdaya saing di masa depan. Partisipasi aktif ayah dinilai mampu memberikan dukungan emosional dan intelektual yang kuat bagi anak.
Harapannya, anak-anak akan mendapatkan peran ayah yang optimal, sehingga mereka dapat tumbuh menjadi individu yang baik dan berdaya saing. Program ini tidak hanya berfokus pada kehadiran fisik, tetapi juga pada kualitas interaksi dan dukungan emosional dari ayah. Hal ini sejalan dengan visi BKKBN untuk menciptakan keluarga yang sejahtera dan tangguh.
Data Fatherless di Lampung dan Urgensi GATI
Angka fatherless di Provinsi Lampung pada tahun 2025 tercatat sebesar 24,7 persen, berdasarkan data pendataan keluarga. Data ini menunjukkan urgensi yang tinggi untuk terus menggalakkan Program Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI). Penurunan angka fatherless menjadi sasaran jangka panjang dari implementasi program ini.
Kondisi fatherless dapat berdampak negatif pada perkembangan psikologis dan sosial anak, termasuk masalah perilaku dan prestasi akademik. Oleh karena itu, BKKBN Lampung menilai pentingnya intervensi program yang sistematis. Edukasi dan sosialisasi yang masif diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya peran ayah.
Melalui GATI, BKKBN berupaya menciptakan lingkungan yang mendukung keterlibatan ayah. Ini bukan hanya tentang kehadiran fisik, melainkan juga tentang kualitas interaksi dan dukungan emosional yang diberikan ayah. Upaya ini diharapkan dapat memberikan fondasi yang kuat bagi tumbuh kembang anak di Lampung.
Realisasi Program Gerakan Ayah Teladan di Lampung
Pada tahun 2025, realisasi Program Gerakan Ayah Teladan telah menunjukkan capaian yang signifikan di 15 kabupaten dan kota di Provinsi Lampung. Total pelaksanaan program ini mencapai 98.073 kegiatan, melampaui target awal sebesar 79.294 kegiatan. Ini menunjukkan antusiasme dan partisipasi yang baik dari masyarakat.
Beberapa kegiatan utama yang telah dilaksanakan meliputi:
- Kegiatan Komunitas Pegiat Ayah Teladan Indonesia (KOMPAK TENAN) mencapai 14.517 realisasi.
- Kegiatan Desa/Kelurahan Ayah Teladan (DEKAT) terealisasi sebanyak 55.008.
- Kegiatan Sekolah Bersama Ayah (SEBAYA) mencapai 28.548 realisasi.
Capaian ini menjadi dasar kuat bagi BKKBN Lampung untuk terus memperkuat Gerakan Ayah Teladan di tahun 2026. Keberhasilan ini menunjukkan bahwa program tersebut relevan dan dibutuhkan oleh masyarakat. Dengan fokus yang lebih intensif, diharapkan dampak positifnya akan semakin meluas.
Sumber: AntaraNews