Atlet Panjat Tebing Speed Indonesia Lolos Final World Climbing Series Wujiang 2026, Pelatih Ingatkan Fokus
Enam atlet panjat tebing speed Indonesia lolos final World Climbing Series Wujiang 2026 di China. Pelatih Galar Pandu Asmoro ingatkan fokus tanpa kesalahan di tengah persaingan ketat.
Enam atlet panjat tebing disiplin speed Indonesia berhasil mengamankan tempat di putaran final World Climbing Series Wujiang 2026 di China, Minggu (10/5). Keberhasilan ini menjadi modal positif bagi tim Merah Putih dalam ajang bergengsi yang diselenggarakan oleh International Federation of Sport Climbing (IFSC). Pelatih Galar Pandu Asmoro mengingatkan para atlet untuk tetap fokus penuh saat berlomba.
Galar menekankan pentingnya memanjat secara maksimal dan menghindari kesalahan, meskipun persaingan di Wujiang sangat ketat. Ia menyoroti bahwa fokus individu atlet adalah kunci utama untuk meraih hasil terbaik di tengah tekanan kompetisi. Turnamen ini juga menjadi bagian krusial dari persiapan menuju Asian Games 2026 mendatang.
Keenam atlet yang lolos adalah Raharjati Nursamsa, Kiromal Katibin, Aditya Tri Syahria, dan Veddriq Leonardo di sektor putra. Sementara itu, di sektor putri, Desak Made Rita Kusuma Dewi dan Rajiah Sallsabillah juga menunjukkan performa impresif. Mereka kembali berlomba di putaran final pada Minggu pukul 20.00 waktu setempat.
Performa Konsisten di Kualifikasi Ketat
Para Atlet Panjat Tebing Speed Indonesia menunjukkan performa yang sangat konsisten selama babak kualifikasi World Climbing Series Wujiang 2026. Meskipun harus menghadapi tekanan besar, mereka berhasil mengatasi tantangan dan mengamankan posisi di final. Pelatih Galar Pandu Asmoro memuji ketahanan mental dan fisik para atletnya.
Tekanan semakin meningkat setelah pemanjat tuan rumah, Zhao Yicheng, berhasil memecahkan rekor dunia nomor speed putra dengan catatan waktu 4,58 detik. Namun, hal ini justru menjadi motivasi tambahan bagi atlet Indonesia untuk tampil lebih baik. Galar menegaskan bahwa rekor baru tersebut lebih menjadi target individual bagi setiap atlet.
Di nomor putra, Raharjati Nursamsa mencatatkan waktu 4,84 detik, diikuti oleh Kiromal Katibin dengan 4,87 detik. Aditya Tri Syahria dan Veddriq Leonardo sama-sama menorehkan waktu 4,88 detik, menempatkan mereka di peringkat delapan hingga ke-11. Ini menunjukkan kedalaman skuad putra Indonesia di disiplin speed.
Sementara itu, di sektor putri, Desak Made Rita Kusuma Dewi berhasil menorehkan waktu 6,37 detik, menempatkannya di posisi kelima. Rajiah Sallsabillah juga tidak kalah tangguh, lolos di peringkat ke-12 dengan catatan waktu 6,84 detik. Kedua atlet putri ini siap bersaing memperebutkan medali di putaran final.
Peluang Medali dan Persiapan Asian Games 2026
Kelolosan enam Atlet Panjat Tebing Speed Indonesia ke babak final menjadi sinyal positif bagi peluang meraih medali di World Climbing Series Wujiang 2026. Galar Pandu Asmoro optimis bahwa dengan fokus dan performa maksimal, para atlet dapat bersaing di podium. Kesempatan ini sangat berharga untuk menguji strategi dan mental bertanding.
Pengurus Pusat Federasi Panjat Tebing Indonesia (PP FPTI) mengirimkan total sembilan atlet untuk nomor speed di Wujiang. Meskipun Antasyafi Robby Al Hilmi dari sektor putra, serta Kadek Adi Asih dan Berthdigna Devi Surya Kusuma belum berhasil melangkah ke babak selanjutnya, partisipasi mereka tetap penting. Pengalaman bertanding di level internasional sangat berharga bagi pengembangan atlet.
Ajang di Wujiang ini juga dimanfaatkan sebagai bagian krusial dari persiapan menuju Asian Games 2026 Aichi-Nagoya, di Jepang, yang akan berlangsung dari 19 September hingga 4 Oktober 2026. Kompetisi ini memberikan pengalaman berharga bagi para atlet untuk beradaptasi dengan atmosfer pertandingan internasional. Mereka dapat mengukur kemampuan dan mengevaluasi strategi sebelum menghadapi ajang multi-olahraga terbesar di Asia tersebut.
Dengan persaingan yang semakin ketat di tingkat dunia, konsistensi dan fokus menjadi kunci utama bagi para Atlet Panjat Tebing Speed Indonesia. Diharapkan mereka dapat menjaga momentum positif ini dan membawa pulang hasil terbaik dari Wujiang. Target medali di Asian Games 2026 semakin realistis dengan performa yang ditunjukkan saat ini.
Sumber: AntaraNews