Indonesia Kirim 9 Atlet Panjat Tebing Speed Berjuang di Kualifikasi Asian Games 2026

Sembilan atlet panjat tebing speed terbaik Indonesia bersiap menghadapi Kualifikasi Asian Games 2026 di China, memperebutkan tiket menuju Aichi-Nagoya. Akankah target terpenuhi?

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Indonesia Kirim 9 Atlet Panjat Tebing Speed Berjuang di Kualifikasi Asian Games 2026
Meskipun tim Veddriq Leonardo belum berhasil meraih medali di nomor speed relay pada Panjat Tebing World Games 2025, kontingen Indonesia tetap menunjukkan performa gemilang dengan raihan medali lainnya. Simak selengkapnya! (Planet Merdeka)

Tim panjat tebing speed Indonesia mengirimkan sembilan atlet terbaiknya untuk berjuang dalam World Climbing Asia Championship Meisan 2026 di China. Ajang ini merupakan Kualifikasi Asian Games (AG) 2026 yang akan diselenggarakan di Aichi-Nagoya, Jepang. Para atlet akan berkompetisi memperebutkan slot menuju pesta olahraga terbesar di Asia tersebut, dengan target yang cukup ambisius.

Pelatih panjat tebing disiplin speed Indonesia, Galar Pandu Asmoro, mengungkapkan bahwa tim yang berangkat terdiri dari lima atlet putra dan empat atlet putri. Komposisi tim ini memadukan atlet senior berpengalaman dengan talenta junior yang menjanjikan, diharapkan mampu memberikan performa maksimal di kancah internasional. Keberangkatan tim dijadwalkan pada Minggu (5/4) malam, dengan pertandingan disiplin speed akan berlangsung pada 9 April.

Perjuangan ini bukan tanpa tantangan, mengingat setiap negara memiliki batasan maksimal dua atlet per kategori yang bisa lolos ke Asian Games. Meskipun demikian, peluang Indonesia untuk meloloskan atletnya tetap terbuka lebar, asalkan mereka mampu menembus delapan besar di nomor speed. Seluruh tim telah mempersiapkan diri dengan matang, termasuk menjalani fase tapering untuk menjaga kondisi fisik optimal.

Sembilan atlet panjat tebing speed Indonesia yang akan berlaga di World Climbing Asia Championship Meisan 2026 telah diumumkan. Lima atlet putra yang menjadi andalan adalah Veddriq Leonardo, Kiromal Katibin, Raharjati Nursamsa, Antasyafi Robby Al Hilmi, dan Aditya Tri Syahria. Mereka merupakan kombinasi atlet dengan rekam jejak mumpuni dan potensi besar di masa depan.

Sementara itu, sektor putri diperkuat oleh Rajiah Sallsabillah, Desak Made Rita Kusuma Dewi, Kadek Adi Asih, serta Berthdigna Devi Surya Kusuma. Keempat atlet putri ini diharapkan mampu bersaing ketat dengan para kompetitor dari negara lain. Pelatih Galar Pandu Asmoro menargetkan minimal dua atlet putra dan dua atlet putri dapat mengamankan tiket ke Asian Games 2026.

Untuk mencapai target tersebut, setiap atlet harus mampu menembus delapan besar di nomor speed pada ajang kualifikasi ini. Meskipun ada pembatasan maksimal dua atlet per negara yang bisa lolos, Galar Pandu Asmoro optimistis peluang Indonesia tetap terbuka lebar. Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) berharap para atlet dapat menunjukkan performa terbaiknya dan membawa pulang tiket Asian Games.

Menjelang keberangkatan, para atlet panjat tebing speed Indonesia telah memasuki fase tapering. Fase ini merupakan periode pengurangan intensitas latihan yang bertujuan untuk menjaga kondisi fisik agar tetap prima dan terhindar dari cedera sebelum pertandingan. Persiapan fisik dan mental menjadi kunci utama dalam menghadapi kompetisi sekelas kualifikasi Asian Games 2026.

Tim dijadwalkan berangkat pada Minggu (5/4) malam dan diperkirakan tiba di China pada pagi hari. Setibanya di lokasi, prioritas utama atlet adalah menjalani pemulihan kondisi setelah perjalanan panjang. Proses ini penting untuk mengembalikan kebugaran dan mempersiapkan tubuh menghadapi jadwal padat.

Setelah pemulihan, atlet akan melanjutkan dengan adaptasi fisik terhadap cuaca dan lingkungan arena pertandingan. Pada tanggal 6 April, tim akan beristirahat penuh. Kemudian, pada tanggal 7 April, mereka akan mulai berlatih di gymnasium, dilanjutkan dengan conditioning fisik pada tanggal 8 April, sebelum akhirnya berlomba pada keesokan harinya, 9 April.

Dalam proses persiapan menuju Kualifikasi Asian Games 2026, tim panjat tebing speed Indonesia sempat menghadapi tantangan. Awalnya, tim speed telah mendaftarkan 10 atlet untuk mengikuti kualifikasi. Namun, Amanda Narda Mutia mengalami cedera selama proses persiapan, sehingga otomatis membatalkan keberangkatannya ke China.

Meskipun demikian, semangat tim tidak surut. Selain sembilan atlet disiplin speed, Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) juga akan memberangkatkan tujuh atlet disiplin lead dan boulder. Dengan demikian, total atlet yang dikirim oleh FPTI untuk kualifikasi ini berjumlah 16 orang, menunjukkan keseriusan Indonesia dalam mempersiapkan diri menghadapi Asian Games.

FPTI berharap seluruh atlet dapat memberikan penampilan terbaiknya dan mencapai target yang telah ditetapkan. Keberhasilan di ajang kualifikasi ini akan menjadi langkah awal yang penting bagi Indonesia untuk meraih prestasi gemilang di Asian Games 2026 Aichi-Nagoya. Dukungan penuh diberikan kepada para atlet untuk mengharumkan nama bangsa di kancah olahraga panjat tebing internasional.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi