Air Mata Ikhlas Wiranto: Kita Ridho Melepas Sang Istri
Jenazah tiba di lokasi pukul 9.30 WIB bersama rombongan mobil yang ditumpangi Wiranto dan keluarga.
Penasihat Khusus Presiden Bidang Politik dan Keamanan, Jenderal TNI (Purn) Wiranto, bersama keluarga menghadiri pemakaman Rugaiya Usman di Kompleks Pemakaman Keluarga Astana Wukir Sirna Raga, Taman Memorial Delingan, Karanganyar, Jawa Tengah, pada Senin (17/11).
Jenazah tiba di lokasi pukul 9.30 WIB bersama rombongan mobil yang ditumpangi Wiranto dan keluarga. Jenazah diterbangkan dari Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta ke Solo melalui Bandara Adi Soemarmo.
Prosesi pemakaman diawali dengan salat jenazah, dilanjutkan sambutan yang disampaikan Wiranto. Dalam sambutannya, Wiranto dan keluarga mengaku ikhlas dengan kepergian istri dan ibu tercinta. Ia juga memohonkan maaf jika mendiang memiliki kesalahan kepada masyarakat.
Kita ridho kita ikhlas
"Ibunda, istri kami tercinta, bisa terus bersama sama keluarga sampai istilah Jawanya kaken kaken ninen ninen. Namun Allah berkehendak lain, telah memanggil beliau mendahului kita semua. Saya sebagai suami, kepala keluarga, kita ridho kita ikhlas kepergian beliau. Semoga husnul khotimah, amin," ujarnya.
Mengenang mendiang sang istri
Wiranto dengan tabah mengenang mendiang sang istri yang merupakan sosok penyabar dan taat beribadah.
Setelah sambutan, acara pemakaman dilanjutkan dengan doa bersama. Jenazah dimakamkan sekitar pukul 10.30 WIB.
Saat pemakaman, sesekali Wiranto nampak menunduk dan menitikkan air mata.
Usai pemakaman dilakukan tabur bunga dan tradisi memecah kelapa.
Usai pemakaman, Wiranto mengungkap akan dilaksanakan tahlilan di tiga lokasi. Yakni rumah duka di Jakarta, rumah duka di Solo, dan di Astana Wukir Sirna Raga, Kompleks Pemakaman Delingan, Karanganyar.