264 Warga Terdampak, Pemkot Solok Salurkan Bantuan Bencana Solok Pasca Hujan Badai
Pemerintah Kota Solok bergerak cepat menyalurkan bantuan bencana Solok kepada 264 warga yang rumahnya rusak akibat hujan badai, memastikan penyaluran tepat sasaran dan meringankan beban.
Pemerintah Kota Solok, Sumatera Barat, telah menyalurkan bantuan bagi masyarakat yang terdampak bencana alam hidrometeorologi. Bencana tersebut berupa hujan badai yang melanda beberapa hari sebelumnya di daerah itu. Penyaluran bantuan ini merupakan respons cepat pemerintah daerah terhadap kerusakan yang dialami warga.
Wali Kota Solok Ramadhani Kirana Putra pada Senin mengatakan bantuan telah diserahkan. Bantuan ini diberikan kepada 264 warga yang terdampak bencana angin puting beliung. Penyerahan dilakukan secara langsung ke seluruh kelurahan yang mengalami dampak kerusakan.
Besaran bantuan yang diterima masing-masing warga dihitung berdasarkan tingkat kerusakan rumah. Dinas Perumahan dan Permukiman Kota Solok melakukan perhitungan tersebut. Hal ini bertujuan agar penyaluran bantuan dapat dilakukan secara adil dan tepat sasaran.
Detail Penyaluran Bantuan kepada Warga Terdampak
Penyerahan bantuan oleh Pemerintah Kota Solok telah menjangkau 264 warga. Mereka adalah korban bencana angin puting beliung yang melanda beberapa hari sebelumnya. Bantuan ini disalurkan langsung ke kelurahan terdampak di Kota Solok.
Wali Kota Solok Ramadhani Kirana Putra menegaskan proses penyaluran bantuan. "Jumlah bantuan yang diterima masing-masing warga berbeda-beda. Sesuai tingkat kerusakan rumah yang dihitung oleh Dinas Perumahan dan Permukiman Kota Solok," ujarnya. Ini memastikan keadilan dalam distribusi bantuan bencana Solok.
Pendataan kerusakan rumah menjadi dasar utama penentuan besaran bantuan. Proses ini melibatkan tim teknis dari Dinas Perumahan dan Permukiman. Tujuannya adalah agar setiap bantuan dapat secara efektif membantu pemulihan kondisi warga.
Dukungan Berbagai Pihak untuk Bantuan Bencana Solok
Total bantuan yang disalurkan berasal dari berbagai sumber. Anggota DPR RI Andre Rosiade menyumbang Rp100 juta. Anggota DPR RI Zigo Rolanda juga memberikan kontribusi sebesar Rp100 juta.
Selain itu, Pemerintah Kota Padang Panjang turut menyumbang Rp60 juta. Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Solok juga menjadi bagian dari sumber dana. Kolaborasi ini menunjukkan solidaritas antar daerah dan lembaga.
Ramadhani Kirana Putra menyampaikan apresiasi tinggi. "Kami atas nama pemerintah Kota Solok mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah peduli dan turut membantu warga yang terdampak," katanya. Solidaritas ini sangat penting dalam menghadapi situasi bencana.
Komitmen Pemulihan dan Harapan Pemerintah Kota Solok
Pemerintah Kota Solok berkomitmen penuh terhadap proses pemulihan pasca bencana. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat secara signifikan. Selain itu, bantuan juga diharapkan mempercepat proses perbaikan rumah warga.
Wali Kota Ramadhani berharap bantuan ini memberikan dampak positif. "Semoga bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat serta mempercepat proses pemulihan usai bencana," ujarnya. Fokus utama adalah mengembalikan kondisi warga seperti semula.
Pemerintah Kota Solok menegaskan akan terus hadir di tengah masyarakat. Komitmen ini terutama dalam memberikan dukungan bagi warga terdampak bencana. Kehadiran pemerintah menjadi jaminan bagi proses pemulihan berkelanjutan.
Sumber: AntaraNews