Pemprov Bali Salurkan Rp533 Juta Hasil Donasi ASN dan Masyarakat untuk Korban Bencana di Klungkung

Bantuan ini berasal dari dana gotong royong Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemprov Bali dan donasi masyarakat melalui Dompet Peduli Bencana.

Moh. Kadafi
Oleh Moh. Kadafi - Reporter
Pemprov Bali Salurkan Rp533 Juta Hasil Donasi ASN dan Masyarakat untuk Korban Bencana di Klungkung
Pemprov Bali Salurkan Rp533 Juta Hasil Donasi ASN dan Masyarakat untuk Korban Bencana di Klungkung (Merdeka.com)

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali bersama masyarakat menyalurkan bantuan senilai Rp533,6 juta bagi warga terdampak bencana cuaca ekstrem di Kabupaten Klungkung.

Bantuan ini berasal dari dana gotong royong Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemprov Bali dan donasi masyarakat melalui Dompet Peduli Bencana.

Penyerahan dilakukan oleh Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bali, I Gede Agung Teja Bhusana Yadnya, mewakili Gubernur Bali di Ruang Praja Mandala, Kantor Bupati Klungkung, Kamis (9/10).

Hadir pula Bupati Klungkung I Made Satria, Sekda Klungkung Anak Agung Gede Lesmana, dan Kalaksa BPBD Klungkung I Putu Widiada.

Bantuan Warga, Tempat Ibadah, dan Nelayan

Kalaksa BPBD Bali, Agung Teja, menjelaskan bantuan disalurkan kepada 22 warga pemilik rumah rusak sedang dan berat, empat pengelola tempat ibadah, serta sejumlah pelaku usaha dan nelayan yang terdampak bencana.

“Ini merupakan wujud solidaritas kemanusiaan,” kata Agung Teja dalam keterangan tertulis, Kamis (10/10).

Ia menambahkan, BPBD Klungkung dinilai sebagai yang paling cepat tanggap dalam penanganan bencana.

“BPBD Klungkung ini luar biasa. Mereka sigap turun ke lapangan, cepat melakukan pendataan, dan menyampaikan laporan secara akurat. Tanpa data lengkap, kami tidak bisa menyalurkan bantuan secara tepat sasaran,” ujarnya.

Agung Teja juga mengingatkan masyarakat pentingnya melakukan mitigasi bencana di tengah cuaca ekstrem yang tidak menentu.

“Untuk antisipasi ke depan, mari kita bersihkan saluran got di depan rumah, gang, maupun jalur sungai agar saat hujan deras, air dapat mengalir lancar dan tidak menimbulkan banjir,” pesannya.

Bupati Klungkung I Made Satria menyampaikan apresiasi kepada Pemprov Bali.

“Terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Bali yang telah memberikan perhatian dan dukungan kepada warga kami yang mengalami bencana. Semoga kebersamaan ini menjadi teladan bahwa dalam situasi apa pun, persatuan dan gotong royong adalah kunci kekuatan bangsa,” katanya.

Ia menambahkan, bencana akibat hujan deras melanda hampir seluruh wilayah Klungkung. Di Desa Kusamba, sebanyak 124 kepala keluarga terpaksa mengungsi ke balai banjar maupun rumah kerabat.

Donasi ASN Bersifat Sukarela

Sebelumnya, kebijakan donasi ASN sempat menuai sorotan di media sosial. Menanggapi hal itu, Gubernur Bali Wayan Koster menegaskan bahwa dana gotong royong ASN bersifat sukarela, bukan kewajiban.

“Itu dana gotong royong sukarela. Tadi saya juga menerima bantuan sukarela dari OJK Rp100 juta, dari direksi BPD Rp200 juta, dan dari pegawai BPD Rp400 juta. Itu semua inisiatif gotong royong saat ada bencana,” kata Koster, Kamis (18/9) di Pasar Kumbasari.

Rekomendasi