21.000 KK Terdampak Banjir dan Longsor di Pesisir Selatan, Kerugian Capai Rp157 Miliar
Bencana banjir dan longsor di Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat (Sumbar) diperkirakan menimbulkan kerugian hingga Rp157 miliar.
Bencana banjir dan longsor di Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat (Sumbar) diperkirakan menimbulkan kerugian hingga Rp157 miliar.
21.000 KK Terdampak Banjir dan Longsor di Pesisir Selatan, Kerugian Capai Rp157 Miliar
Kepala Pelaksana BPBD Pesisir Selatan Doni Gusrizal mengatakan, banjir dan longsor terjadi pada wilayah di 13 kecamatan.
"Paling marah terjadi di Kecamatan XI Koto Tarusan, Kecamatan IV Jurai, Kecamatan Batang Kapas, Kecamatan Lengayang dan Kecamatan Sutera," tuturnya.
Dia mengatakan, data sementara hingga Senin (11/3), 21.000 keluarga (KK) terdampak dengan kerusakan rumah, fasilitas umum, lahan pertanian dan peternakan, yang ditimbulkan bencana itu.
"Kerugian yang akibat banjir dan longsor diperkirakan mencapai Rp157 miliar dari 13 kecamatan," tuturnya.
Saat ini banjir sudah surut dan warga sudah kembali ke rumah masing-masing untuk membersihkan material banjir dan longsor.
"Warga sudah kembali ke rumah mereka, namun terkendala air bersih. Untuk bantuan cukup banyak, hari ini juga akan kita distribusikan kepada warga," tuturnya.
23 Korban Meninggal Dunia, 4 Masih Dicari
Doni mengatakan, hingga kini Senin (11/3), korban banjir dan longsor ditemukan 23 orang dalam keadaan meninggal dunia.
Empat korban yang hilang dilaporkan di Kecamatan XI Koto Tarusan.
Diketahui, 9 dari 19 Kabupaten dan Kota di Sumatera Barat (Sumbar) terdampak bencana menyusul tingginya intensitas hujan yang mengguyur wilayah itu, Kamis (7/3). Salah satunya terjadi di Kabupaten Pesisir Selatan.