1.428 Calon Haji Sleman Ikuti Ta'aruf, Bupati Harda Kiswaya Beri Pesan Penting
Sebanyak 1.428 calon haji Sleman mengikuti kegiatan ta'aruf di Masjid Agung Dr Wahidin Sudirohusodo, mempersiapkan diri untuk ibadah haji 2026 dan mempererat silaturahim.
Sebanyak 1.428 calon haji asal Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, bersiap menunaikan ibadah haji pada tahun 2026. Mereka mengikuti kegiatan ta'aruf yang diselenggarakan di Masjid Agung Dr Wahidin Sudirohusodo Sleman pada Minggu.
Acara silaturahim akbar ini secara langsung dibuka oleh Bupati Sleman, Harda Kiswaya, yang turut hadir untuk memberikan dukungan dan arahan. Kegiatan ini bertujuan untuk membangun keakraban serta kebersamaan di antara para calon jemaah haji.
Melalui ta'aruf ini, diharapkan para calon haji dapat menjalankan seluruh rangkaian ibadah dengan khusyuk dan meraih predikat haji mabrur. Persiapan mental dan fisik menjadi fokus utama demi kelancaran perjalanan spiritual mereka.
Pentingnya Silaturahim dan Kebersamaan Calon Haji
Bupati Sleman Harda Kiswaya menekankan pentingnya kegiatan ta'aruf ini sebagai wadah silaturahim yang esensial. Menurutnya, keakraban yang terjalin akan melahirkan rasa kebersamaan yang kuat di antara calon haji Sleman.
“Dengan rasa kebersamaan akan tercipta rasa saling menghormati dan saling membantu satu sama lain,” ujar Harda Kiswaya. Hal ini krusial agar para calon haji dapat saling mendukung selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.
Tujuan utama dari kebersamaan ini adalah agar jamaah dapat menjalankan ibadah haji dengan penuh kekhusyukan. Dengan demikian, mereka diharapkan dapat kembali ke tanah air sebagai haji yang mabrur, membawa berkah bagi diri dan lingkungannya.
Persiapan Ibadah Haji dan Perubahan Embarkasi
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Sekretariat Daerah Kabupaten Sleman, Wiyato Widodo, menjelaskan bahwa ta'aruf ini juga menjadi ajang sosialisasi. Para calon haji diberikan informasi komprehensif terkait seluruh rangkaian pelaksanaan ibadah haji.
Wiyato Widodo juga mengingatkan pentingnya mengikuti seluruh rangkaian manasik haji dengan sungguh-sungguh. Selain itu, ketaatan terhadap arahan para pembimbing serta menjaga kesehatan fisik sejak dini hingga keberangkatan menjadi kunci sukses pelaksanaan ibadah.
Informasi penting lainnya yang disampaikan adalah terkait perubahan lokasi embarkasi bagi calon haji Kabupaten Sleman. Tahun ini, embarkasi akan berlokasi di Bandara Yogyakarta International Airport (YIA), yang sebelumnya mungkin berbeda.
Perubahan embarkasi ini memerlukan perhatian khusus dari para calon haji agar tidak terjadi kebingungan saat keberangkatan. Sosialisasi detail mengenai prosedur di YIA akan terus diberikan untuk memastikan kelancaran proses.
Sumber: AntaraNews