408 Calon Haji Ikuti Manasik Haji Terintegrasi di Tanah Laut, Siap Menuju Tanah Suci

Ratusan calon haji Tanah Laut ikuti Manasik Haji Tanah Laut terintegrasi sebagai bekal penting sebelum ke Tanah Suci Mei nanti, memastikan kesiapan fisik dan mental. Pembekalan ini krusial.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
408 Calon Haji Ikuti Manasik Haji Terintegrasi di Tanah Laut, Siap Menuju Tanah Suci
Ratusan calon haji Tanah Laut ikuti Manasik Haji Tanah Laut terintegrasi sebagai bekal penting sebelum ke Tanah Suci Mei nanti, memastikan kesiapan fisik dan mental. Pembekalan ini krusial. (AntaraNews)

Sebanyak 408 calon haji dari Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan, hari ini mengikuti bimbingan manasik haji terintegrasi. Kegiatan ini diselenggarakan di Balairung Tuntung Pandang, Pelaihari, pada Minggu, 15 Februari 2026. Bimbingan tersebut menjadi langkah awal pemantapan kesiapan mereka sebelum diberangkatkan menuju Tanah Suci.

Wakil Bupati Tanah Laut, Muhammad Zazuli, secara resmi membuka kegiatan tersebut. Beliau menekankan pentingnya pembekalan menyeluruh bagi para jamaah calon haji. Tujuannya agar ibadah haji dapat dilaksanakan secara sempurna, tertib, dan sesuai dengan tuntunan syariat.

Kabupaten Tanah Laut akan memberangkatkan 408 jamaah calon haji tahun ini, didampingi oleh 12 petugas. Mereka terbagi dalam dua kelompok terbang (kloter), yaitu kloter 9 yang berangkat pada 6 Mei 2026 dan kloter 18 pada 19 Mei 2026. Kesempatan emas ini diharapkan dapat digunakan untuk mempersiapkan diri secara fisik, mental, dan spiritual.

Muhammad Zazuli menjelaskan bahwa manasik haji bukan sekadar agenda seremonial tahunan. Kegiatan ini merupakan bagian krusial dalam memastikan jamaah memahami setiap tahapan ibadah haji dengan benar. Pemahaman meliputi rukun, wajib, hingga sunah haji yang harus dipenuhi.

Kesiapan fisik dan mental menjadi faktor utama yang sangat ditekankan dalam bimbingan Manasik Haji Tanah Laut ini. Rangkaian ibadah haji memerlukan stamina serta ketahanan spiritual yang kuat selama berada di Tanah Suci. Oleh karena itu, persiapan matang sangat diperlukan.

Beliau menegaskan bahwa kegiatan manasik massal ini bukan formalitas semata. Para calon haji diimbau untuk mengikuti setiap sesi dengan sungguh-sungguh dan tidak ragu bertanya kepada pembimbing. Menjaga kekompakan selama dalam rombongan juga menjadi perhatian penting demi kelancaran ibadah.

Selain pembekalan teknis, kegiatan manasik ini juga berfungsi sebagai ajang mempererat kebersamaan antar-calon haji. Mereka nantinya akan tergabung dalam dua kelompok terbang yang berbeda. Kebersamaan ini diharapkan dapat menumbuhkan rasa kekeluargaan dan saling mendukung.

Wakil Bupati Muhammad Zazuli menyampaikan enam pesan utama kepada para calon haji sebagai pedoman menjalankan ibadah haji. Pesan-pesan ini diharapkan dapat membantu mereka menjalankan ibadah haji dengan lancar dan memperoleh haji mabrur. Pedoman ini mencakup berbagai aspek penting.

Pesan-pesan tersebut meliputi menjaga kesehatan dengan rutin berkonsultasi kepada tenaga medis. Selain itu, memperkuat mental dan spiritual melalui dzikir serta ibadah sunah juga ditekankan. Memperdalam pemahaman manasik agar tidak ragu dalam menjalankan setiap tahapan ibadah juga menjadi poin penting.

Lebih lanjut, Zazuli meminta jamaah untuk meluruskan niat semata-mata karena Allah SWT. Mereka juga harus menaati arahan petugas demi keselamatan bersama dan menjaga kekompakan. Tujuannya agar seluruh rangkaian ibadah berjalan lancar serta memperoleh haji yang mabrur.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi