Jamaah Haji Kloter 15 Malut Tiba di Tanah Air Melalui Debarkasi Makassar, Disambut Haru dan Duka
Jamaah Haji Kloter 15 Malut telah tiba di tanah air melalui Debarkasi Makassar, mengakhiri rangkaian ibadah haji. Kepulangan ini diwarnai rasa syukur dan duka atas wafatnya dua jamaah.
Rombongan jamaah haji Kelompok Terbang (Kloter) 15 asal Provinsi Maluku Utara (Malut) telah tiba di tanah air melalui Debarkasi Makassar, Sulawesi Selatan, pada Sabtu, 13 Juni. Kedatangan ini menandai berakhirnya rangkaian ibadah haji yang telah mereka jalani di Tanah Suci. Para jamaah langsung diinapkan semalam di Asrama Haji Sudiang Makassar untuk beristirahat sebelum melanjutkan perjalanan kembali ke daerah asal mereka.
Sekretaris Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Makassar, Asa Afif Bachri, menyampaikan rasa syukur atas kepulangan seluruh jamaah haji ini. Ia juga menyampaikan permohonan maaf atas segala kekurangan yang mungkin terjadi selama proses penyelenggaraan ibadah haji. Apresiasi tinggi diberikan kepada para petugas kloter yang telah setia mendampingi jamaah selama kurang lebih 41 hari di Arab Saudi, memastikan kelancaran setiap tahapan ibadah.
Asa Afif Bachri menekankan pentingnya menjaga kemabruran haji setelah kembali ke tanah air, yang dapat diwujudkan melalui peningkatan kualitas ibadah dan akhlak. Ia berharap seluruh jamaah memperoleh predikat haji mabrur, yang balasannya tidak lain adalah surga. Prosesi serah terima Kloter 15 ini turut dihadiri oleh perwakilan dari Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Maluku Utara dan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gowa.
Syukur dan Duka di Debarkasi Makassar
Kepulangan jamaah haji Kloter 15 Malut disambut dengan rasa syukur mendalam, namun juga diiringi duka. Asisten II Bidang Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Sekretariat Daerah Provinsi Maluku Utara, Isri Haryati Hatari, mengungkapkan rasa terima kasih atas keselamatan para jamaah. Namun, ia juga menyampaikan belasungkawa atas wafatnya dua orang haji asal Maluku Utara, yaitu Siti Totou Umar (67) dan Darsono Baguna Muis (60), di Tanah Suci.
Selain dua jamaah yang wafat, satu orang haji lainnya, Mohtar Karim Farahat (65), masih harus menjalani perawatan intensif di Jeddah. Oleh karena itu, Mohtar belum dapat dipulangkan bersama rombongan Kloter 15. Isri Haryati Hatari mengajak seluruh jamaah dan keluarga untuk bersama-sama membacakan Surah Al Fatihah guna mendoakan kedua almarhum yang telah berpulang.
Pihak pemerintah daerah Maluku Utara terus memantau kondisi jamaah yang masih dirawat dan berkoordinasi untuk proses kepulangannya. Dukungan penuh diberikan kepada keluarga yang ditinggalkan serta jamaah yang masih dalam masa pemulihan. Situasi ini menjadi pengingat akan tantangan dan risiko yang mungkin dihadapi selama menjalankan ibadah haji.
Rincian Kedatangan dan Jadwal Selanjutnya
Dengan kedatangan Kloter 15 ini, total jumlah jamaah dan petugas yang telah kembali ke tanah air melalui Debarkasi Makassar mencapai 5.881 orang. Sementara itu, masih terdapat 10.841 jamaah dan petugas lainnya yang saat ini berada di Arab Saudi dan dijadwalkan akan dipulangkan secara bertahap melalui Debarkasi Makassar dalam beberapa waktu ke depan. Proses pemulangan ini terus diupayakan berjalan lancar sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
Kloter 15 sendiri mengangkut total 391 penumpang. Rinciannya meliputi 374 haji yang berasal dari Provinsi Maluku Utara, 10 haji dari Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, serta satu haji dari Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan. Selain itu, terdapat satu haji lainnya yang berasal dari Provinsi Maluku, ditambah lima orang petugas kloter yang bertugas mendampingi. Keberagaman asal daerah jamaah menunjukkan cakupan pelayanan Debarkasi Makassar yang luas.
Setelah beristirahat di Asrama Haji Sudiang Makassar, para jamaah asal Maluku Utara dijadwalkan akan melanjutkan perjalanan mereka. Penerbangan menuju Ternate direncanakan akan dilakukan pada Minggu, 14 Juni. Persiapan logistik dan transportasi telah disiapkan untuk memastikan kelancaran perjalanan pulang mereka hingga tiba di kampung halaman masing-masing.
Sumber: AntaraNews