Menilik Sektor Riil dari Dekat
Menilik Sektor Riil dari Dekat Lihat Selengkapnya
Sorot
{{caption}}
Kebakaran Berulang di 5 Kelurahan Jakarta, Ternyata Ini Penyebab Utamanya

{{caption}}
SPPG Babakan Pekerjakan Narapidana di Dapur MBG, Pastikan Sudah Seleksi Ketat

{{caption}}
Day Care di Jogja Diduga Lakukan Penganiayaan Anak, Langsung Digerebek Polisi

{{caption}}
Pengelolaan Sampah TPA Burangkeng Bekasi Lumpuh Imbas Krisis BBM, Begini Kondisinya

{{caption}}
Eks Polisi yang Tembak Mati Siswa SMKN 4 Semarang Edarkan Narkoba dari Lapas

{{caption}}
Damkar Geram 'Prank' Kebakaran, Laporkan Pelaku Diduga Debt Collector Pinjol

Topik Terkait
{{caption}}
OJK: Kredit Perbankan Tumbuh 9,16 Persen Hingga Maret 2025, Totalnya Rp7.908 Triliun

Berdasarkan jenis penggunaan, kredit investasi mencatatkan pertumbuhan tertinggi sebesar 13,36 persen.

OJK
{{caption}}
OJK: Pertumbuhan Kredit Tumbuh Rp7.782 Triliun

Intermediasi perbankan tumbuh positif dengan profil risiko yang tetap terjaga.

{{caption}}
Data OJK: Kredit Perbankan Tumbuh 10,85 Persen per September 2024, Nilai Total Mencapai Rp7.579 Triliun

Berdasarkan jenis penggunaan, kredit investasi tumbuh tertinggi yaitu sebesar 12,26 persen.

OJK
{{caption}}
Gubernur BI Optimis Penyaluran Kredit Perbankan Tumbuh 13 Persen di Era Pemerintahan Prabowo

Dari sisi penawaran, kuatnya pertumbuhan kredit didukung oleh minat penyaluran kredit yang terjaga.

{{caption}}
Kredit Perbankan Tembus Rp7.507 Triliun, Paling Banyak Disalurkan BUMN

Berdasarkan jenis penggunaan, kredit investasi tumbuh tertinggi.

{{caption}}
Kredit Perbankan RI Tumbuh 12,15 persen Ditengah Perlambatan Ekonomi Global

Pertumbuhan kredit tersebut menunjukkan kualitas kredit terjaga di tengah situasi global yang mengalami pelemahan.

OJK
{{caption}}
Data OJK: Kredit Perbankan Tumbuh 13,09 Persen Jadi Rp7.310 Triliun

Penyaluran kredit perbankan melanjutkan tren pertumbuhan sejak periode sebelumnya dan searah dengan target pertumbuhan tahun 2024.

OJK
{{caption}}
BI Optimis Penyaluran Kredit Tembus 12 Persen Sepanjang 2014

Berdasarkan kelompok penggunaan, pertumbuhan kredit ditopang oleh kredit investasi, kredit modal kerja, dan kredit konsumsi

{{caption}}
Kredit Perbankan Tumbuh 12 Persen, Bank Indonesia Ungkap Faktor Penopangnya

Pertumbuhan kredit didukung oleh kinerja penjualan dan investasi korporasi yang diperkirakan terus meningkat.

{{caption}}
OJK: Kredit Perbankan Masih Tumbuh Dua Digit di Februari 2024

Industri perbankan melanjutkan tren pertumbuhan yang positif, dengan kredit tetap tumbuh double digit di bulan Februari.

OJK
{{caption}}
Pertumbuhan DPK Perbankan Melambat per November 2023, OJK Ungkap Penyebabnya

Di sisi lain likuiditas industri perbankan pada bulan November 2023 dalam level yang memadai.

OJK
{{caption}}
OJK: Penyaluran Kredit Perbankan Tumbuh 8,9 Persen di September 2023

Salah satu pendorong pertumbuhan kredit pada September 2023 adalah kredit investasi yang tumbuh 11 persen yoy.

{{caption}}
BI Jatim Prediksi Penjualan Eceran Surabaya Melonjak Jelang Idul Fitri 1447 H

Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur (BI Jatim) memproyeksikan penjualan eceran di Surabaya akan mengalami peningkatan signifikan pada Maret 2026, didorong oleh persiapan menyambut Idul Fitri 1447 H.

{{caption}}
OJK Pastikan Kebutuhan Valas Perbankan Terpenuhi Tanpa Picu Volatilitas Kurs

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan perbankan nasional memiliki ruang yang cukup untuk memenuhi kebutuhan valas nasabah, menjaga stabilitas kurs, dan memastikan likuiditas valas tetap terjaga tanpa memicu volatilitas kurs.

{{caption}}
Gubernur Bank Indonesia: Nilai Tukar Rupiah Sekarang Undervalued Dibanding Fundamentalnya

Perry menjelaskan, kondisi ekonomi domestik yang tetap solid seharusnya menjadi penopang penguatan rupiah.

{{caption}}
Respons BI Soal Rupiah Tembus Rp17.300

Rupiah menembus Rp17.300 per dolar AS. BI menyebut tekanan global sebagai pemicu dan memperkuat intervensi untuk menjaga stabilitas nilai tukar.

{{caption}}
Warga Indonesia Ternyata Gemar Bayar Pakai QRIS, Pertumbuhannya Capai 111,94 Persen

Perry mengatakan, secara keseluruhan pertumbuhan transaksi ekonomi dan keuangan digital triwulan I-2026 tetap tinggi.

{{caption}}
Strategi Bank Indonesia Redam Ancaman Inflasi Usai Kenaikan Harga BBM Non Subsidi

Kenaikan harga energi global, jalur perdagangan, hingga risiko cuaca ekstrem seperti El Nino menjadi faktor yang dapat mendorong kenaikan harga barang.