Sorot
{{caption}}
Polisi Tetapkan 4 Tersangka Demo Ricuh di Gedung Grahadi

{{caption}}
Dua Granat Nanas Bekas Perang Dunia II Dimusnahkan di Jayapura

{{caption}}
Lubang 30 Cm Renggut Nyawa Balita di Tebet

{{caption}}
Cegah Tawuran Lewat Penjaringan Boxing, Tanding Tinju di Rusun

{{caption}}
Isi Pesan Terakhir Dokter Icha pada Keluarga: Saya Takut, Biar Saya Mati

{{caption}}
Lapas Cipinang Bantah Razman Nasution Dapat Perlakuan Khusus

Topik Terkait
{{caption}}
Toyota Gagal Capai Kesepakatan dalam Proyek Pengadaan Pikap Agrinas 105 Ribu Unit

PT Toyota Astra Motor (TAM) tidak mencapai kesepakatan dengan PT Agrinas Pangan Nusantara (Persero) terkait proyek pengadaan pikap 105 ribu unit, membuat Agrinas beralih ke pabrikan India.

{{caption}}
Ombudsman RI Sarankan Evaluasi Komprehensif Rencana Impor Mobil India untuk Logistik Desa

Ombudsman RI mendesak pemerintah mengevaluasi rencana impor 150 ribu mobil niaga dari India untuk program logistik desa, menyoroti potensi hambatan teknis dan pentingnya keselarasan kebijakan energi nasional.

{{caption}}
Tips Merawat Pikap Usai Pemerintah Berencana Impor 105 Ribu untuk Koperasi Merah Putih dari India

Kendaraan-kendaraan di India telah menggunakan mesin dengan spesifikasi emisi BS-VI. Penggunaan standar Euro6 ini memiliki permasalahan di sektor bahan bakar.

{{caption}}
Ikuti Arahan Dasco, Menkeu Purbaya Akhirnya Tunda Impor 105.000 Mobil Pikap dari India

Purbaya berpendapat Presiden Prabowo Subianto memiliki pendirian yang jelas terkait rencana tersebut, bahwa Presiden ingin menggalakkan industri dalam negeri.

{{caption}}
Kadin Desak Presiden Batalkan Impor Pick-up, Lindungi Industri Otomotif Nasional

Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia mendesak Presiden membatalkan rencana impor 105.000 unit mobil pick-up, khawatir melemahkan industri otomotif nasional yang sebenarnya mampu memenuhi kebutuhan tersebut.

{{caption}}
DPR Soroti Rencana Impor Kendaraan Niaga Kopdes Senilai Rp24,66 Triliun

Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Nurdin Halid menyoroti rencana impor 105.000 unit kendaraan niaga untuk Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, mendesak pemerintah transparan dan sejalan konstitusi Pasal 33 UUD 1945.

{{caption}}
Pengusaha Minta Prabowo Batalkan Rencana Impor 105.000 Unit Mobil Pick-up dari India

Menurut Kadin, impor kendaraan pick-up dalam bentuk utuh atau completely built up (CBU) berisiko mematikan industri otomotif nasional.

{{caption}}
Komisi VI DPR Soroti Rencana Impor Pick-up, Tekankan Kemampuan Industri Otomotif Nasional

Rencana impor 105 ribu unit pick-up untuk Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih disorot Komisi VI DPR RI, yang menegaskan kemampuan industri otomotif nasional memproduksi kendaraan tersebut.

{{caption}}
Agrinas Pangan Impor 105 Ribu Mobil dari India untuk Kopdes Merah Putih

Agrinas menginformasikan bahwa terdapat dua produsen dari India yang akan menyediakan mobil untuk pasar di Indonesia.

{{caption}}
DPR Soroti Dampak Pengadaan Kendaraan Kopdes Merah Putih terhadap Industri Otomotif Nasional

Wakil Ketua Komisi VII DPR RI menyoroti pengadaan kendaraan Kopdes Merah Putih senilai Rp24,66 triliun, khawatir akan berdampak pada industri otomotif nasional dan pentingnya produk dalam negeri.

{{caption}}
Mengenal 'Maung' Jip Buatan RI: Menperin Usulkan Program Mobil Nasional Jadi PSN, Percepat Produksi dalam Negeri?

Menteri Perindustrian mengusulkan program mobil nasional sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN) untuk percepatan. Akankah Indonesia segera memiliki mobil buatan sendiri?

{{caption}}
Prabowo Perintahkan Menteri Pakai Maung Buatan Pindad, Direktur PT Len: Hampir Semua Kementerian Sudah Kontak

Saat ditanya kesiapan PT Pindad memenuhi permintaan pemerintah tersebut, Direktur Utama PT Len Industri (Persero) Holding Defend ID, Bobby Rasyidin mengaku siap

{{caption}}
Said Abdullah Usulkan Kebijakan Afirmatif untuk Industri Rokok Golongan III

Menurut Said, struktur industri rokok di Indonesia memiliki karakteristik yang beragam, terutama pada kelompok produsen skala kecil dan menengah.

{{caption}}
Posisi PDIP sebagai Partai Penyeimbang: Bukan Abu-abu, Melainkan Objektif Proposional

Ketua DPP PDIP Said Abdullah menegaskan **posisi PDIP sebagai partai penyeimbang** bukan sikap abu-abu, melainkan objektif-proporsional. Simak bagaimana PDIP akan bersikap terhadap pemerintah hingga 2029.

{{caption}}
Said Abdullah Tegaskan PDIP Jadi Partai Penyeimbang, Siap Dukung Pemerintah Jika Kebijakan Pro Rakyat

Menurut Said, sikap tersebut bukanlah posisi abu-abu maupun oposisi sebagaimana yang dikenal dalam sistem politik di sejumlah negara Barat.

{{caption}}
Ketua Banggar Sebut Penurunan Harga Minyak Bisa Kurangi Tekanan Fiskal Negara

Menurut Said, melemahnya harga komoditas energi memberikan angin segar bagi perekonomian.

{{caption}}
Said Abdullah: Pertumbuhan Tinggi Harus Inklusif, Kepercayaan Pasar Harus Dipulihkan

Pemerintah mengusulkan asumsi dasar ekonomi makro tahun 2027 dengan target pertumbuhan ekonomi sebesar 5,8-6,5 persen.

{{caption}}
OPINI: Momen Bergandengan Tangan Bapak Prabowo dan Ibu Megawati

Selain hubungan persahabatan, Ibu Mega saat ini menjabat sebagai Ketua Dewan Pengarah BPIP dan BRIN.

{{caption}}
Said Abdullah Tegaskan PDIP Tidak Terlibat dalam Aksi Demo Mahasiswa dan Minta Pemerintah Dengarkan Aspirasi

Said Abdullah menegaskan bahwa PDIP tidak terlibat dalam aksi demonstrasi mahasiswa dan mengimbau pemerintah untuk lebih terbuka dalam mendengarkan kritik.

{{caption}}
OPINI: Menjernihkan Perihal APBN 2026

Arah kebijakan fiskal harus memberi insentif, dan pembenahan ekosistemnya, agar investasi pada sektor sektor ini tumbuh lebih ekspansif.

{{caption}}
OPINI: Coretax dan Wajib Pajak

Saya berharap ada perhatian dari Ditjen Pajak soal ini, agar wajib pajak tetap bisa lapor, semisal diberikan perpanjangan sehari karena ada kendala sistem IT.

{{caption}}
PDIP Tetapkan Syaifudin Zuhri Sebagai Ketua DPRD Surabaya, Diminta Perkuat Sinergi dan Jaga Amanah Rakyat

Said menekankan agar DPRD Kota Surabaya di bawah kepemimpinan Syaifudin Zuhri dapat menjadi lembaga yang aspiratif dan benar-benar mewakili suara masyarakat.

{{caption}}
Hari Pers Nasional, Said Abdullah Terima Penghargaan PWI Jatim

PWI Jawa Timur menilai Said Abdullah berperan penting menjaga kebijakan fiskal untuk rakyat.

{{caption}}
FOTO: DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Gelar Halalbihalal, Tekankan Poros Kebangsaan antara PDIP dengan NU

Said menyebut perpaduan kekuatan 'ijo-abang' sebagai akar sosial-politik yang selama ini menjadi fondasi kuat masyarakat Jatim hingga ke tingkat kampung.