RPTRA Kalijodo Nasib Mu Kini
RPTR Kalijodo Nasib Mu Kini
Dibangun Ahok dan Terabaikan
RPTRA Kalijodo Nasib Mu Kini
Kawasan Kalijodo sebelumnya dikenal sebagai sarang judi dan prostitusi.
Tak jarang, hampir setiap hari terjadi perkelahian hingga menyebabkan korban meninggal dunia.
Hingga pada tahun 2014, Basuki Tjahaja Purnama yang saat itu menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta, menyulap Kalijodo menjadi RTH dan RPTRA.
Sebelum akhirnya diresminkan bersama Megawati Soekarnoputri, Basuki atau akrab disapa Ahok harus berhadapan dengan salah satu pimpinan kelompok Preman Abdul Azis atau Daeng Azis.
Akhirnya pelawanan Daeng Azis terhenti karena harus masuk jerugi besi. Dia duga melakukan pencurian listrik.
RPTRA Kalijodo Nasib Mu Kini
Gambaran proses pembangunan RPTRA Kalijofo
Namun kini RPTRA yang dibangun menggunakan dana corporate social responsibility (CSR) dari PT. Sinarmas Land tak lagi terurus.
Penuh Coretan dan Sampah
Mantan Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat menemukan lapak jualan yang padat, bangunan retak, hingga sampah yang menggunung. Padahal, dia dulu membenahi kawasan tersebut bersama Ahok.
"Kalijodo setelah 5 tahun yang lalu kita benahi menjadi RTH-RPTRA. Miris dan kecewa."
Tulis Djarot melalui akun Instagram @djarotsaifulhidayat.
RPTRA Kalijodo Nasib Mu Kini
Instruksi Heru Budi
Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono menginstruksi kepada Distamhut DKI Jakarta untuk melakukan perbaikan hingga perawatan pada bagian bangunan dan fasilitas RTH Kalijodo.
Dia juga meminta agar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait mengadakan berbagai kegiatan atau acara yang bersifat rutin maupun seremonial di RTH Kalijodo, semisal menghelat ajang kejuaraan sepeda BMX untuk memeriahkan HUT DKI Jakarta.