Erick Thohir Ungkap JIS Bisa Digunakan Timnas Indonesia pada FIFA Matchday Maret 2026
Erick telah menyampaikan kepada Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung kemungkinan JIS nantinya bisa dimanfaatkan saat FIFA Matchday tanpa mengganggu jadwal liga.
Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), Erick Thohir menyatakan Jakarta International Stadium (JIS), berpeluang digunakan sebagai venue pertandingan tim nasional atau Timnas Indonesia pada kalender FIFA Matchday, Maret 2026.
"Kalau kita lihat PSSI sekarang benar-benar membangun timnas secara serius. Kita sudah membangun strata timnas putri, ada U16, U20, bahkan senior. Di putra pun ini tidak berhenti, U-17 sedang uji coba, U-23 nanti tanding lagi September, belum seniornya,” kata Erick di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (14/8).
Menurut Erick, pengembangan tim nasional di berbagai kelompok usia membutuhkan banyak fasilitas olahraga. Erick telah menyampaikan kepada Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung kemungkinan JIS nantinya bisa dimanfaatkan saat FIFA Matchday tanpa mengganggu jadwal liga.
“Ini yang kita bisa manfaatkan nanti, apakah pertandingan senior, U-20, U-17, kita bisa menggunakan fasilitas yang ada, tentu dimiliki Pemda DKI, salah satunya JIS,” ujar Erick.
Erick memastikan rencana ini tidak akan mengganggu Persija Jakarta maupun Jakmania.
“Enggak perlu khawatir. Kalau dibilang kandangnya tim nasional, ya di seluruh Indonesia. Sekarang U-17 main di Sumatera Utara, itu bagian bagaimana kita mengaktifkan bahwa tim nasional ini milik kita semua,” ucap Erick.
Fasilitas JIS Disempurnakan
Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyambut baik rencana tersebut. Dia menyebut, JIS saat ini juga sedang dalam penyempurnaan infrastruktur, termasuk kualitas rumput. Sehingga JIS akan lebih siap dalam menyelenggarakan event apapun.
“Mudah-mudahan dengan infrastrukturnya yang lebih baik, persoalan rumput yang terselesaikan, maka seperti yang dikatakan Pak Erick tadi, Jakmania atau Persija tidak usah khawatir dengan kemudian waktu yang digunakan untuk Persija kalau menjadi tuan rumah itu akan terganggu. Karena antara liga dengan apa yang menjadi jadwal PSSI itu adalah hal yang berbeda sekali,” kata Pramono.