Aksi Nekat Pengemudi Calya Terobos Dua Gerbang Tol di Depok Tanpa Bayar, Identitas Pemilik Mobil Dikantongi Polisi
Aksi nekat pelaku dilakukan di Gerbang Tol (GT) Cisalak 1 dan GT Cimanggis 2, Depok, Jawa Barat.
Aksi pengemudi culas itu terekam kamera dan videonya viral di media sosial. Nampak si pengemudi terlihat ngakali sistem tol otomatis. Ia memepet mobil di depannya, lalu nyelonong masuk sebelum palang pembatas turun. Aksinya ini dilakukan di Gerbang Tol (GT) Cisalak 1 dan GT Cimanggis 2, Depok, Jawa Barat.
"Toyota Calya putih dengan nopol B 2829 UIL menjadi viral setelah terekam dashcam tidak membayar tol. Kejadian terjadi di GT Cisalak 1 dan GT Cimanggis 2 Depok, Jawa Barat. Menerobos palang pintu tol bisa dikenakan sanksi pidana dan denda, sesuai dengan Undang-Undang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (UU LLAJ) serta peraturan jalan tol yang berlaku," tulis akun @otohubdotco seperti dikutip, Jumat (20/6).
Identitas Pemilik Mobil
Kepolisian mengidentifikasi pengemudi mobil Toyota Calya putih pelat B 2829 UIL yang viral karena dua kali menerobos gerbang tol tanpa bayar. Hasil penyelidikan, pelaku diketahui berinisial VT, warga Cilincing, Jakarta Utara.
"Iya, itu kan jelas ya (terindetifikasi lewat nopol). Kalau data identitasnya sudah bisa kita tarik ya," kata Wadir Lantas Polda Metro Jaya, AKBP Argo Wiyono, Jumat (20/6).
Dia mengatakan, saat ini proses penindakan masih berjalan di Subdirektorat Penegakan Hukum (Gakkum) Ditlantas Polda Metro Jaya. Dia pun telah mengeluarkan instruksi ke jajaran Patroli Jalan Raya (PJR) untuk siaga di di jalanan. Jika mobil tersebut terlihat, petugas diminta langsung bertindak.
"Kita sudah infokan ke jajaran PJR kalau nanti menemui di jalan yang kode seperti itu pasti akan ditindak," ucap dia.
Di sisi lain, Argo mengatakan, Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jay akan mengandalkan kamera ETLE untuk menjerat hukum pemilik mobil. Menurut dia, mobil Calya telah teridentifikasi jelas lewat nomor polisi (nopol) yang terekam kamera saat menerobos Gerbang Tol Cisalak 1 dan Cimanggis 2, Depok, Jawa Barat.
"Kalau tidak dipanggil pun bisa dilakukan penindakan melalui ETLE, karena itu kan sudah jelas pelanggaran rambu, Pasal 278 ada rambu yang dilanggar," tandas dia.
Hasil Penyelidikan Polisi
Teka-teki pemilik maupun pengemudi mobil Toyota Calya putih pelat B 2829 UIL yang dua kali menerobos gerbang tol tanpa bayar masih misteri.
Hasil penelusuran, sosok berinisial VT, warga Cilincing, Jakarta Utara, yang sebelumnya disebut-sebut sebagai pemilik rupanya sudah menjual mobil itu setahun lalu
Hal itu diungkap Kainduk Patroli Jalan Raya (PJR) Jagorawi Korlantas Polri, Kompol Akhmad Jajuli. Dia bersama anggotanya telah menyambangi alamat yang tertera di TNKB. Diketahui, VT tinggal di Jalan Kali Baru Barat RT 1 RW 6, Jakarta Utara.
"Saya lacak ke sana dan yang sesuai dengan nama di situ itu dia sebenarnya sudah dipindah tangankan sama si VT itu karena dia gak kuat bayar bulanan ini, angsurannya dan sudah di blokir setahun yang lalu," kata Jajuli saat dihubungi, Jumat (20/6).
Meski sudah berpindah tangan, pelat nomor B 2829 UIL masih nempel di mobil itu. VT sendiri mengaku tidak mengenal dekat pembeli mobil, termasuk nomor telepon pembeli.
"Jadi sudah tidak ada kontak lagi si sama yang baru, sama yang nerobos ini sudah tidak ada kontak jadi sudah tidak ada," ujar dia.
"Nah jadi sudah jual putus lah ibaratnya nah yaudah enggak tahu di mana," sambung dia.
Jajuli mengatakan, VT sempat memberikan informasi pembeli mobil biasanya nongkrong di daerah Kramat. Namun, saat dicek hasilnya nihil.
"Kita cek tadi tidak ada. Terus saya bilang gini coba kalau seandainya ketemu suruh datang aja ke kantor saya suruh bayar begitu sama klarifikasi kenapa dia tidak mau bayar," ujar dia.
Terkait hal ini, Jajuli menggandeng seluruh polisi jajaran lalu lintas untuk mencari kendaraan tersebut. Mereka diminta siaga bila sewaktu-waktu mobil muncul lagi di jalanan.
"Sudah disebar ke seluruh jajaran dari mulai Merak sampai dengan Cipularang sudah saya sebar itu nopol kendaraannya apabila diketemukan di jalur tolong diamankan. Sudah tak kasih tahu semuanya sudah tak sebar kendaraan nopol sekian," ujar dia.
"Pokoknya di jalur begitu ketemu saya amankan kalau sudah ketangkap saya telepon," dia menandaskan.