Ibu Sehat, ASI Melimpah, Pentingnya Merawat Diri Saat Menyusui
Menyusui memiliki banyak keuntungan bagi ibu dan bayinya. Sayangnya, kesehatan ibu yang menyusui sering kali diabaikan.
Momen menyusui adalah fase yang sangat krusial dalam kehidupan seorang ibu. Sering kali, perhatian ibu menyusui lebih terfokus pada bayi, sehingga kesehatan diri sendiri menjadi terabaikan. Namun, kesehatan fisik dan mental ibu memiliki dampak besar terhadap kualitas ASI yang diberikan kepada si kecil. Memberikan ASI eksklusif selama enam bulan pertama kehidupan bayi terbukti memberikan nutrisi terbaik, melindungi dari infeksi seperti diare dan gangguan pernapasan, serta mendukung perkembangan otak bayi.
Proses menyusui tidak hanya bermanfaat bagi bayi, tetapi juga memiliki banyak keuntungan kesehatan bagi ibu menyusui, seperti penurunan berat badan setelah melahirkan, perlindungan dari risiko penyakit kronis, dan peningkatan kesehatan mental. Menurut dr. Ardiansjah Dara Sjahruddin, SpOG, MKes, FICS, FESICOG, menjaga kesehatan diri selama menyusui sama pentingnya dengan menjaga kesehatan saat hamil. Ibu yang sehat akan mampu memproduksi ASI berkualitas tinggi yang sangat dibutuhkan oleh bayi. Sayangnya, banyak ibu yang lebih mementingkan kebutuhan bayi dan mengabaikan asupan nutrisi, waktu istirahat, serta kondisi emosional mereka sendiri.
"Ibu menyusui sering kali hanya memikirkan makanan bayi dan perawatan sehari-hari, tetapi lupa bahwa tubuh mereka juga butuh perhatian. Agar dapat menghasilkan ASI yang optimal, ibu juga harus dalam keadaan sehat," ungkap dr. Dara dalam diskusi 'Siapa Takut Jadi Ibu!' di Jakarta baru-baru ini. Fenomena ini sangat umum terjadi, di mana banyak ibu menyusui hanya fokus pada perawatan fisik seperti kulit dan rambut, sementara kebutuhan dasar seperti nutrisi seimbang, tidur yang cukup, dan keseimbangan emosi sering kali terlupakan. "Padahal, kualitas ASI sangat dipengaruhi oleh kondisi tubuh dan mental ibu," tambahnya, dilansir Merdeka.com pada, Selasa(22/4/2025).
Konsumsi Nutrisi Seimbang mendukung produksi ASI
Untuk mendukung kesehatan ibu yang menyusui, sangat penting untuk memenuhi kebutuhan gizi harian. Saat ini, terdapat berbagai jenis susu yang diformulasikan khusus untuk ibu menyusui, yang mengandung mikronutrien penting seperti kalsium, vitamin D, dan zat besi. Mikronutrien ini berperan dalam menjaga kekuatan tulang dan meningkatkan kualitas ASI. "Kadang ibu menyusui malas makan karena lelah. Susu cair bisa menjadi solusi praktis, karena sudah dilengkapi dengan nutrisi lengkap yang dibutuhkan tubuh," jelas dr. Dara.
Kesehatan ibu menyusui memiliki dampak langsung pada tumbuh kembang bayi. ASI yang berkualitas hanya dapat dihasilkan oleh ibu yang sehat, baik secara fisik maupun mental. Oleh karena itu, sangat penting bagi ibu menyusui untuk memperhatikan pola makan, mencukupi kebutuhan cairan, tidur yang cukup, serta melakukan aktivitas yang menyenangkan untuk menjaga suasana hati. "Bayi yang sehat lahir dari ibu yang sehat pula. Jadi, penting bagi ibu menyusui untuk tetap menjaga keseimbangan diri, meskipun sedang sibuk mengurus bayi," ujar dr. Dara.
Susu khusus untuk ibu menyusui yang diperkaya dengan mikronutrien dapat menjadi pilihan praktis dalam menunjang nutrisi harian. Selain itu, mengonsumsi sayur, buah, sumber protein, dan cukup air putih juga perlu diprioritaskan untuk mendukung produksi ASI yang optimal.
Istirahat yang Cukup sangat Penting bagi Ibu Menyusui
Kurangnya tidur dapat mengakibatkan penurunan hormon yang berfungsi dalam produksi ASI. Oleh karena itu, sangat penting bagi ibu menyusui untuk mengatur waktu istirahat dengan sebaik-baiknya. Meminta bantuan dari pasangan atau anggota keluarga dalam merawat bayi dapat menjadi solusi yang efektif, sehingga ibu memiliki kesempatan untuk beristirahat.
Meskipun sebaiknya menghindari aktivitas yang berat, ibu menyusui tetap disarankan untuk melakukan aktivitas ringan seperti berjalan santai atau melakukan yoga ringan. Aktivitas ini dapat membantu meningkatkan suasana hati dan mengurangi tingkat stres. Yang terpenting adalah ibu harus mendengarkan sinyal dari tubuh dan beristirahat ketika merasa lelah.
Kesehatan Mental sangat Penting bagi Ibu Menyusui
Selain kesehatan fisik, kesehatan mental ibu yang menyusui juga perlu mendapatkan perhatian serius. Stres, kecemasan, dan depresi pascamelahirkan dapat berdampak negatif pada produksi ASI serta hubungan emosional antara ibu dan bayi. Oleh karena itu, sangat penting bagi ibu menyusui untuk menyediakan waktu bagi diri sendiri dan melakukan aktivitas yang menyenangkan demi menjaga keseimbangan emosional.
Psikolog keluarga, Samanta Elsener, menekankan bahwa perjalanan menjadi seorang ibu sering kali diwarnai oleh berbagai tantangan yang jarang dibahas secara terbuka. Banyak perempuan merasa harus menyembunyikan perasaan mereka akibat tekanan sosial. Namun, rasa takut atau ketidaksiapan dalam menjalani peran sebagai ibu adalah hal yang wajar dan manusiawi.
"Yang dibutuhkan adalah ruang untuk memproses perasaan itu secara jujur dan tanpa penilaian. Kehamilan seharusnya dijalani dengan kesadaran penuh, bukan dalam kesendirian. Karena itu, penting bagi lingkungan sekitar untuk hadir dengan empati dan dukungan," ujarnya.