Bandrek: Minuman Khas Sunda yang Jadi Rebutan Warga Eropa
Minuman ini diketahui sudah ada sejak abad ke-10, di mana Indonesia saat itu masih berjuang mengusir penjajah.
Bandrek: Minuman Khas Sunda yang Jadi Rebutan Warga Eropa
Dibuat dari 7 Macam Rempah
Bandrek dibuat dari 7 macam bahan yang sebagian besar berupa rempah-rempah, seperti jahe merah, gula merah, sirih, kayu manis, cengkeh, serai yang telah digrepek dan daun pandan.
Sudah ada sejak abad ke-10
Bandrek sendiri termasuk minuman khas Sunda. Minuman ini diketahui sudah ada sejak abad ke-10, di mana Indonesia saat itu masih berjuang mengusir penjajah. Umumnya bandrek disajikan hangat, sehingga cocok diminum saat malam hari atau musim hujan.
Jadi rebutan orang Eropa di masa kolonial
Di masa kolonial, bandrek menjadi minuman yang dianggap mewah, karena dibuat dari rempah-rempah. Sementara di masa itu, rempah punya nilai jual tinggi dan bisa ditukarkan dengan barang berharga seperti emas dan perhiasan. Tak heran minuman khas Sunda ini dianggap bergengsi bagi orang Eropa yang tinggal di Indonesia, bahkan kala itu sampai menjadi rebutan.
Pamor bandrek mulai turun pada abad 19-20, karena rempah-rempah sebagai komoditas utama tergantikan oleh kopi, teh dan gula. Bahkan, Indonesia sampai sekarang terkenal akan kopinya dibandingkan rempah-rempahnya.
Bandrek masih disukai karena kaya manfaat. Selain dapat menghangatkan badan, bandrek juga dapat membantu menurunkan tekanan darah.
Manfaat bandrek lainnya adalah untuk mencegah perut kembung, mengatasi masuk angin, mencegah tersumbatnya pembuluh darah, mengobati rematik dan pegal linu, mencegah jerawat, dan mempercantik kulit.
Seiring perkembangan zaman, bandrek ikut berinovasi. Kini bandrek dibuat dengan beragam isian. Ada bandrek susu, bandrek susu telur, kopi bandrek, bandrek durian, bandrek kelapa muda hingga yang kekinian bandrek salju.
Cara membuat bandrek salju
Membuat bandrek hangat mungkin sudah biasa, bagaimana dengan es bandrek? Intip resep bandrek salju berikut ini.