Deretan Laga Paling Dramatis di BRI Super League 2025/2026: Dari Epic Comeback hingga Duel Penentuan Gelar
Simak deretan pertandingan paling dramatis di BRI Super League 2025/2026, dari comeback spektakuler hingga duel penuh tensi tinggi.
BRI Super League 2025/2026 telah resmi berakhir pada 23 Mei 2026 lalu dengan Persib Bandung keluar sebagai juara setelah melalui 34 pertandingan sengit sepanjang musim. Tak hanya menghadirkan perebutan gelar yang berlangsung hingga pekan-pekan akhir, kompetisi juga menyajikan banyak pertandingan dramatis, comeback mengejutkan, hingga laga yang menentukan nasib klub di papan bawah.
Persib berhasil mengamankan gelar setelah bersaing ketat dengan Borneo FC dan Persija Jakarta. Sementara itu, Madura United sukses lolos dari zona degradasi usai kemenangan di laga terakhir.
Berikut deretan laga yang menarik dikenang sebagai pertandingan paling dramatis sepanjang BRI Super League 2025/2026.
1. Epic Comeback yang Bikin Maung Bandung Semakin Percaya Diri
BRI Super League 2025/2026 pekan ke-29 pada 30 April 2026, menjadi salah satu titik penting dalam perjalanan Maung Bandung menuju gelar juara. Setelah hanya meraih hasil imbang dalam dua pertandingan sebelumnya, jarak Persib dengan para pesaing di papan atas klasemen semakin menipis. Situasi tersebut membuat pertandingan melawan Bhayangkara Lampung FC menjadi sangat krusial.
Namun, Persib justru harus menghadapi ujian berat setelah tertinggal dua gol lebih dulu dari tuan rumah. Bhayangkara membuka keunggulan melalui Bernard Doumbia pada menit ke-6, sebelum Moussa Sidibe menggandakan skor pada menit ke-26. Persib baru mampu memperkecil ketertinggalan menjelang turun minum lewat gol Federico Barba pada menit ke-45+2.
Memasuki babak kedua, Persib langsung menunjukkan respons positif. Pertandingan baru berjalan empat menit ketika Roserbergne da Silva mencetak gol penyeimbang pada menit ke-49. Momentum kemudian berbalik ke kubu tim tamu setelah Beckham Putra membawa Persib unggul pada menit ke-60. Saat Bhayangkara berusaha mengejar ketertinggalan, Persib justru memastikan kemenangan melalui gol Adam Alis menjelang injury time. Gol tersebut sekaligus mengunci kemenangan comeback 4-2 bagi Maung Bandung.
Tambahan tiga poin dari laga ini membuat Persib semakin kokoh di puncak klasemen dan kembali menjauh dari para pesaing setelah sempat kehilangan momentum akibat dua hasil imbang pada pekan sebelumnya.
2. Persaingan Papan Bawah Menegangkan hingga Akhir Musim
Selama lima pekan terakhir BRI Super League 2025/2026, persaingan di papan bawah berlangsung cukup sengit. Setidaknya ada empat tim yang saling berebut tiket bertahan di kasta tertinggi, yakni Persis Solo, Madura United, Persijap Jepara, dan PSM Makassar.
Persijap menjadi salah satu tim yang mampu memanfaatkan momentum dengan baik. Tambahan lima poin dalam lima laga terakhir mengangkat posisi mereka ke peringkat ke-13 klasemen akhir. Sebaliknya, PSM Makassar justru mengalami penurunan performa setelah menelan tiga kekalahan beruntun yang membuat mereka terperosok ke posisi ke-15.
Madura United tampil sebagai tim dengan performa paling impresif di antara para pesaingnya. Laskar Sape Kerrab sukses mengoleksi sembilan poin dari lima pertandingan terakhir dan finis di peringkat ke-14. Pada laga penutup musim, mereka bahkan berhasil menundukkan PSM Makassar dengan skor 2-0.
Sementara itu, nasib berbeda dialami Persis Solo. Kemenangan pada pekan terakhir ternyata belum cukup untuk menyelamatkan Laskar Sambernyawa dari ancaman degradasi. Meski mampu mengumpulkan tujuh poin dalam lima laga terakhir dan mencapai 34 poin sama dengan PSM, Persis tetap harus puas mengakhiri musim di peringkat ke-16 dan turun kasta pada musim depan.
3. El Clasico Indonesia yang Selalu Memanaskan Atmosfer
Tak lengkap membahas laga paling dramatis di BRI Super League 2025/2026 tanpa menyertakan duel klasik antara Persija Jakarta dan Persib Bandung. Rivalitas panjang kedua tim selalu menghadirkan tensi tinggi, baik di dalam maupun di luar lapangan, sehingga setiap pertemuan mereka selalu menjadi sorotan pecinta sepak bola nasional.
Pada pertemuan pertama musim ini, Persib berhasil mencuri kemenangan tipis 1-0 atas Persija berkat gol cepat Beckham Putra. Pertandingan berlangsung sengit sejak menit awal dengan intensitas tinggi yang memaksa wasit mengeluarkan enam kartu kuning dan satu kartu merah. Meski Persija unggul dalam penguasaan bola, Macan Kemayoran gagal memanfaatkan peluang yang dimiliki hingga laga berakhir.
Memasuki putaran kedua, Persija gantian menjamu Persib. Namun, karena berbagai pertimbangan, pertandingan digelar di Stadion Segiri, Samarinda. Persija sempat berada di atas angin setelah Alaaeddine Ajaraie membuka keunggulan pada menit ke-20. Akan tetapi, keunggulan tersebut hanya bertahan tujuh menit. Adam Alis sukses menyamakan kedudukan setelah memanfaatkan peluang di depan gawang Carlos Eduardo. Momentum kemudian berbalik ke kubu Maung Bandung. Melalui skema serangan balik cepat yang diawali umpan terobosan terukur, Adam Alis kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-38. Gol tersebut membawa Persib berbalik unggul 2-1.
Pada babak kedua, Persija meningkatkan intensitas serangan dan melepaskan 19 tembakan untuk mengejar ketertinggalan. Namun, kokohnya lini pertahanan Persib membuat skor tetap bertahan hingga laga usai. Kemenangan 2-1 ini tidak hanya mempertegas dominasi Persib atas rival abadinya musim ini, tetapi juga semakin mengukuhkan posisi Maung Bandung di puncak klasemen.
4. Duel Penentu Juara yang Membuat Jantung Suporter Berdebar
Memasuki pekan ke-34, persaingan gelar juara BRI Super League 2025/2026 mengerucut pada Persib Bandung dan Borneo FC. Maung Bandung berada di posisi yang lebih menguntungkan karena hanya membutuhkan hasil imbang untuk memastikan gelar juara. Sementara itu, Borneo FC wajib meraih kemenangan sambil berharap Persib takluk dari Persijap Jepara, tim yang sebelumnya sempat mengganjal langkah Pesut Etam dalam perburuan posisi puncak klasemen.
Pada laga penentuan, Persib menjamu Persijap di Stadion Gelora Bandung Lautan Api. Di waktu yang bersamaan, Borneo FC menghadapi Malut United di Stadion Segiri, Samarinda. Tampil tanpa kompromi di hadapan pendukung sendiri, Pesut Etam berpesta gol dengan kemenangan telak 7-1 atas Malut United. Hasil tersebut membuat peluang Borneo tetap terbuka, asalkan Persib gagal meraih poin.
Situasi ini membuat publik Bandung diliputi rasa cemas. Saat Borneo FC terus menambah gol, Persib justru kesulitan membongkar pertahanan Persijap. Peluang demi peluang tercipta, tetapi tak satupun mampu berbuah gol. Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 0-0 tetap bertahan. Meski gagal meraih kemenangan, tambahan satu poin sudah cukup bagi Persib untuk mengunci gelar juara. Hasil itu sekaligus mengantarkan Maung Bandung menorehkan sejarah dengan meraih hattrick juara kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
Di balik berbagai momen dramatis yang tersaji sepanjang BRI Super League 2025/2026, pengalaman suporter dalam menikmati pertandingan juga semakin praktis berkat kemudahan layanan digital. Mulai dari membeli tiket pertandingan, memesan makanan saat nobar, hingga bertransaksi untuk berbagai kebutuhan sehari-hari, semuanya dapat dilakukan dengan lebih mudah melalui BRImo.
Dengan beragam fitur yang tersedia, BRImo hadir sebagai solusi transaksi digital yang mendukung gaya hidup modern, termasuk bagi para pencinta sepak bola yang ingin menikmati setiap momen pertandingan dengan lebih nyaman.
(*)