Serangan Terbaru, Rudal Iran Hantam Bursa Efek dan RS Tempat Tentara Israel yang Terlibat Genosida di Gaza Dirawat
Dalam serangan terbaru Iran pada Kamis (19/6), sedikitnya empat situs di Israel terkena hantaman rudal.
Iran kembali menembakkan serentetan rudal ke Israel pada Kamis (19/6) sebagai aksi balasan. Rudal-rudal ini menghantam Rumah Sakit (RS) Soroka di Beersheba dan gedung bursa efek di Tel Aviv.
Dikutip dari TRT World, RS Soroka merupakan fasilitas kesehatan di mana para tentara Israel yang terlibat perang genosida di Gaza dirawat. Sampai saat ini, Israel masih melancarkan perang genosida di Gaza dan telah membunuh sekitar 55.000 warga Palestina, termasuk perempuan dan anak-anak.
Sebuah video yang dibagikan TRT World di X menunjukkan rumah sakit tersebut mengalami kerusakan signifikan, di mana plafon-plafon runtuh ke lantai. Dalam keterangan video tersebut juga dilaporkan sedikitnya empat situs di seluruh Israel terkena hantaman rudal Iran pada Kamis.
Dilansir The Financial Times, gedung bursa efek mengalami kerusakan parah setelah dihantam rudal Iran. Badan SAR David Adom Israel mengatakan, sedikitnya 32 orang terluka dalam serangan terbaru Iran ini.
Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu mengatakan Teheran akan "membayar harga yang sangat mahal" akibat serangan terbaru ini.
Menurut laporan televisi pemerintah Iran, Israel juga menyerang reaktor air keras Arak milik Iran, serangan terbarunya yang menyasar program nuklir negara tersebut.
"Tidak ada bahaya radiasi sama sekali," jelas laporan tersebut seraya menambahkan fasilitas reaktor air keras itu telah dievakuasi sebelum serangan.
Video kerusakan gedung bursa efek Israel akibat dihantam rudal Iran: