Qatar Klaim Tangkis Rudal Iran yang Serang Pangkalan Militer AS Al Udeid, Tak Ada Korban Jiwa
Kementerian Luar Negeri Qatar menyatakan bahwa serangan yang dilakukan Garda Revolusi Iran merupakan pelanggaran terang-terangan terhadap kedaulatan Qatar.
Iran meluncurkan serangan rudal pada Senin (23/6) waktu setempat, ke pangkalan militer Amerika Serikat (AS) di Qatar, sebagai balasan atas pengeboman yang dilakukan AS terhadap tiga fasilitas nuklirnya pada Minggu (22/6).
Qatar mengecam serangan terhadap Pangkalan Udara Al Udeid, namun mengatakan bahwa mereka berhasil mencegat rudal-rudal tersebut dan tidak ada korban jiwa yang dilaporkan. Qatar menyatakan wilayah udaranya kini dalam kondisi aman. Demikian seperti dilansir AP.
Kementerian Luar Negeri Qatar menyatakan bahwa serangan yang dilakukan oleh Garda Revolusi Iran merupakan pelanggaran terang-terangan terhadap kedaulatan Qatar, wilayah udaranya, dan hukum internasional.
Pangkalan Al Udeid merupakan markas dari Pusat Operasi Udara Gabungan (Combined Air Operations Center), yang menyediakan komando dan pengendalian kekuatan udara di seluruh kawasan, serta markas bagi Skuadron Ekspedisi Udara ke-379 (379th Air Expeditionary Wing), yang merupakan skuadron ekspedisi terbesar di dunia.
Iran Serang Pangkalan Militer Amerika di Qatar
Iran meluncurkan rudal terhadap pangkalan militer udara Amerika Serikat Bernama Al Udeid di Qatar pada Senin (23/6), waktu setempat. Serangan rudal itu sebagai balasan menyusul serangan udara Amerika Serikat terhadap tiga fasilitas nuklir Iran.
Sebagaimana diberitakan Reuters, militer Iran menyatakan serangan rudal kuat itu menghancurkan pangkalan udara Al Udeid. Serangan itu disusul ledakan terdengar di seluruh ibu kota Qatar.
Para pejabat Amerika Serikat mengatakan tidak ada personel yang tewas atau terluka dalam serangan terhadap pangkalan udara militer terbesar di Timur Tengah milik sekutu Israel tersebut.