Kemlu RI Kecam Keras Penembakan di Pantai Bondi Sydney Australia
Pelaku penembakan yang terjadi di Pantai Bondi, Sydney, Australia, merupakan seorang ayah bersama anaknya.
Pemerintah Indonesia mengecam keras tindakan penembakan yang terjadi di Pantai Bondi, Sydney, Australia, pada tanggal 14 Desember 2025. Insiden ini menyebabkan banyak korban jiwa dan luka-luka, serta menciptakan suasana panik di salah satu destinasi wisata terpopuler di Australia. Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia menyampaikan pernyataan kecaman melalui akun resmi X @Kemlu_RI pada hari Senin, 15 Desember 2025.
Dalam pernyataannya, pemerintah Indonesia menegaskan penolakannya terhadap segala bentuk kekerasan dan menyampaikan rasa simpati serta duka cita kepada para korban dan keluarga yang terdampak. Penembakan tersebut terjadi pada siang hari ketika Pantai Bondi dipenuhi oleh wisatawan dan penduduk setempat.
Suara tembakan yang terdengar di area publik menyebabkan kepanikan, membuat pengunjung berlarian mencari tempat berlindung. Aparat kepolisian New South Wales segera menutup area kejadian dan menerapkan pengamanan yang ketat.
Layanan darurat langsung dikerahkan ke lokasi untuk mengevakuasi para korban. Beberapa orang dilaporkan mengalami luka akibat tembakan dan segera dibawa ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan medis. Pihak kepolisian Australia mengonfirmasi bahwa situasi berhasil dikendalikan dengan cepat setelah kedatangan aparat bersenjata di lokasi kejadian.
Pelaku penembakan terdiri dari seorang ayah dan anaknya
Dalam perkembangan terbaru penyelidikan, pihak kepolisian Australia mengungkapkan bahwa penembakan yang terjadi melibatkan dua orang pelaku yang memiliki ikatan keluarga, yaitu seorang ayah dan anaknya. Keduanya berhasil ditangkap tidak lama setelah insiden tersebut berlangsung. Saat ini, pihak berwenang masih menyelidiki motif di balik aksi penembakan ini dan berupaya memastikan bahwa tidak ada ancaman lebih lanjut bagi masyarakat.
Pemerintah Indonesia juga terus memantau situasi yang berkembang dan berkoordinasi dengan pihak berwenang Australia. Langkah ini diambil untuk memastikan keselamatan warga negara Indonesia yang berada di lokasi kejadian.
Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemlu RI) mengimbau agar warga negara Indonesia di Australia, khususnya di Sydney, tetap waspada, mengikuti petunjuk dari aparat setempat, serta menghubungi perwakilan RI jika memerlukan bantuan.
Pihak berwenang Australia hingga saat ini masih melakukan penyelidikan lebih lanjut dan belum memberikan rincian lengkap mengenai latar belakang para pelaku maupun kronologi detail yang terjadi sebelum penembakan.